#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Pelatih West Ham Tidak Salahkan Kiper
11 November 2019 13:45 WIB
LONDON – Karier Manuel Pellegrini sebagai pelatih West Ham United tampaknya tinggal menghitung hari setelah The Hammers kalah 0-3 dari Burnley, Sabtu (9/11) lalu. Kekalahan tersebut merupakan yang kedua secara beruntun setelah sebelumnya takluk dari Newcastle United pada 2 November lalu atau kekalahan keempat dari enam laga terakhir mereka yang tidak pernah meraih kemenangan.

Karena kekalahan ini pula, jabatan Pellegrini pun semakin terancam. Meski demikian, kekalahan dari Burnley tersebut bukan hanya memunculkan nama Pellegrini melainkan juga kiper timnya, Roberto Jimenez Gago. Pasalnya, kiper asal Spanyol ini “berperan” dalam kekalahan tersebut ketika dirinya mencetak gol bunuh diri.

Pemain 33 tahun ini memang melakukan blunder yang membuat pendukung terkejut dengan aksinya yang merugikan tim. Reaksinya dalam mengantisipasi tendangan sudut pemain Burnley, Ashley Westwood, justru mengarah ke dalam gawang timnya sendiri. Meski demikian, pelatih asal Cile tersebut mencoba untuk membela pemainnya ini setelah laga berakhir.


Baca Juga :
- Satu Misi, Beda Tujuan
- Man. United Ternyata Memiliki Alasan Tidak Mendepak Solskjaer

Performa Roberto memang menjadi perhatian karena kiper yang bergabung pada musim panas ini dari Espanyol dinilai tidak mampu menggantikan peran dari kiper utama timnya, Lukas Fabianski yang absen karena cedera. Dengan penampilannya lawan Burnley, total enam pertandingan Liga Primer telah dilakoni Roberto di bawah mistar namun tidak satu pun dari semua laga tesebut berakhir dengan kemenangan.


Baca Juga :
- The Toffees Sudah Kantongi Nama Pengganti Marco Silva
- Setan Merah Bisa Eksploitasi Buruknya Lini Belakang City

Dari enam pertandingan itu pula, West Ham kemasukan 12 gol bersama Roberto. Dengan rapor ini pula yang membuat pemain yang mengawali kariernya di tim junior Atletico Madrid ini mendapatkan banyak kritik. “Saya tidak ingin menilai performa individu,” kata Pellegrini, terkait kritik terhadap kiper keduanya ini setelah laga berakhir. “Bagi saya, kekalahan ini bukan karena satu atau dua pemain. Jika kami kalah, kami kalah sebagai tim,” dia menambahkan.

Pelatih 66 tahun tersebut menambahkan bahwa pemainnya memang menghadapi situasi yang sulit, khususnya secara psikologis. “Saya merasa kami memang tidak bermain dengan baik. Ketika pemain tidak berada dalam kondisi terbaik, mereka akan khawatir dengan semua itu. Meski demikian, dia (Roberto) tentu memiliki pengalaman dari persitiwa itu,” katanya lagi.*IRFAN SUDRAJAT DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA