#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Timnas U-19 Indonesia Harus Perbanyak Uji Nyali ke Luar Negeri
12 November 2019 13:57 WIB
JAKARTA - Timnas Indonesia U-19 berhasil memastikan diri lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan. Kejuaraan yang diikuti 16 negara di Benua Kuning ini akan digelar pada 14 hingga 21 Oktober 2020. Dalam drawing, tim Garuda Nusantara berada di pot dua bersama  Jepang, Tajikistan, dan Australia.

Berbicara performa Amirudin Bagus Kahfi dan kawan-kawan dalam Pra-Piala Asia (PPA), kemarin, memang mereka mampu membuktikan kelayakannya tampil di level Asia. Pasukan Fakhri Husaini itu kuat dalam penguasaan bola dan selalu bermain sepak bola positif.

Dari tiga laga yang dijalani di Grup K, Garuda Nusantara sukses mengemas dua kemenangan atas Timor Leste 2-1 dan Hong Kong 4-0. Sementara, pada laga terakhir Indonesia U-19 ditahan Korea Utara (Korut) 1-1. Fisik menjadi salah satu masalah yang terlihat pada laga terakhir. Bagaimana, beberapa pemain mengalami kram usai menjalani rangkaian jadwal padat PPA U-19. Hal ini tentu harus dibenahi pelatih timnas U-19 sebelum terjun di level Asia.


Baca Juga :
- Menpora Yakin Indonesia Bisa Bawa Pulang Medali Emas Sepak Bola SEA Games 2019
- Bingung Pilih Pelatih Timnas Senior? Tenang, Indra Sjafri Siap Jadi Pelatih!

Pelatih timnas U-19 Fakhri Husaini mengaku mengaku untuk bermain di kelas Asia tentu ada beberapa aspek yang harus bisa diperbaiki. “Saya rasa semua bisa menilai pertandingan kemarin (melawan Korut) kami cukup bisa menguasai pertandingan. Hanya beberapa momentum lawan mempunyai kesempatan menyerang dan mereka bisa mencetak gol,” ucap pelatih asal Lhokseumawe itu.

Artinya, kata Fakhri, ketika sudah baik dalam menyerang, pemain bertahan juga harus lebih fokus untuk tidak melakukan kesalahan ketika mendapat serangan balik. ”Pemain belakang harus disiplin. Tentu juga dalam penyelesaian harus lebih maksimal lagi. Di sepak bola ada ribuan momen yang saya rasa harus dievaluasi untuk menatap ujian di fase selanjutnya,” ujar Fakhri.

Perjalanan Garuda Nusantara tentu masih panjang. Ke depan selain Piala Asia U-19 2020, mereka juga harus mempersiapkan diri untuk tampil di ajang bergengsi yaitu Piala Dunia U-20 2021 yang akan digelar di Indonesia.

Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly menilai progres permainan timnas U-19 sangat baik. Ia meyakini dengan program yang akan disiapkan oleh PSSI, timnas U-19 akan lebih berkembang secara permainan.

“Mereka sangat butuh lingkungan yang sehat, maupun di timnas atau di klubnya nanti dan federasi harus bisa menjaga itu. Semoga di klubnya nanti mereka bisa diperhatikan lagi sehingga bisa ditingkatkan secara performa. Selain itu, kompetisi yang menunjang pemain muda ini ke depan semoga lebih baik lagi karena itu cukup berpengaruh juga kepada perkembangan mereka,” ujar Tommy.

Bung Towel, sapaan akrabnya, menilai permainan Indonesia pada PPA U-19 lalu sudah sangat baik. Hanya persoalannya, apakah mental tandang pemain ini bisa sebaik saat bermain di kandang? Pasalnya, pada Piala Asia U-19 nanti, timnas U-19 akan tampil di Uzbekistan dengan tekanan tinggi, cuaca berbeda, dan karakter lapangan yang belum dikenal. “Jadi persoalan pengalaman bertanding dan mental bermain di kandang lawan juga harus ditingkatkan lagi,” ucap Towel.

Hal senada juga dikatakan oleh mantan penyerang timnas Primavera, Supriyono.

Menurutnya, tim Garuda Nusantara punya modal baik untuk berlaga pada Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

“Saya melihat dari permainan lini belakang, tengah, hingga depan sudah mempunyai chemisty yang baik. Tetapi memang ada beberapa yang harus dievaluasi,” ucap Supriyono.

Contohnya, kata Supriyono, pada dua sentral lini pertahanan Indonesia U-19 yang diisi oleh Rizky Ridho dan Alfeandra Dewangga. Menurutnya ada prinsip-prinsip bertahan yang harus mereka ketahui.

“Kapan mereka ambil sekali, kapan mereka melakukan intersep, hal-hal ini saya rasa masih kurang. Mungkin jika intelegensi pemain timnas U-19 ini bisa dikembangkan mereka akan dapat memberikan kejutan,” ujar komentator sepak bola nasional itu.


Baca Juga :
- Ini yang Membuat Pro Futsal League 2020 Lebih Spesial
- Respons Timnas Futsal Terkait Hasil Drawing Piala Asia dan Gaya Blusukan Kensuke Takahashi

Selain mengenai performa yang harus kembali ditingkatkan, Supriyono juga mengatakan bahwa sikap pemain di lapangan juga harus bisa dijaga. Jangan sampai mereka sudah merasa menjadi pemain bintang (star syndrome) dan mengakibatkan terlalu percaya diri ketika bertanding nanti.***NIZAR GALANG GANDHIMAR

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA