#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Kapten Frankfurt Terancam Sanksi Berat
12 November 2019 09:25 WIB
FREIBURG – Kapten Eintracht Frankfurt David Abraham terancam hukuman berat menyusul ulahnya pada laga pekan ke-11 Bundesliga di kandang SC Freiburg, Minggu (10/11). Kekisruhan sempat terjadi pada pertandingan di  Schwarzwald-Stadion tersebut setelah Abraham dengan sengaja menabrak pelatih Freiburg Christian Streich di pinggir lapangan.

Memasuki injury time saat Frankfurt tengah tertinggal 0-1 lantaran kebobolan oleh gol Nils Peterson di menit ke-77, Abraham berlari untuk mengejar bola yang melambung ke luar lapangan. Streich yang berdiri di pinggir lapangan tampak menggeser posisinya untuk menghalangi laju bek tengah Die Adler tersebut.

Melihat hal itu, Abraham yang berpostur tinggi besar (tinggi 188 cm dan berat 83 kg) bukannya menghindar tapi malah sengaja menabrak Streich. Akibatnya, pelatih 54 tahun itu jatuh terkapar. Para pemain yang duduk di bangku cadangan Freiburg langsung berhamburan memburu Abraham hingga kericuhan pun terjadi.


Baca Juga :
- Jersey Ulang Tahun Bawa Keberuntungan bagi Dortmund
- Die Fohlen Deja Vu

Aksi saling dorong antara pemain berlangsung selama hampir lima menit sebelum berhasil diredakan oleh petugas pertandingan. Abraham diganjar kartu merah lantaran ulahnya tersebut. Wasit juga memberikan kartu merah kepada gelandang Freiburg yang sebelumnya sudah digantikan, Vincenzo Grifo, lantaran tertangkap kamera saat menampar wajah Abraham.

“Dia begitu bernafsu dan sangat emosional karena ingin memenangi pertandingan. Itu saja,” kata Streich soal tindakan Abraham. “Saya melihat pemain itu berlari ke arah saya, tapi saya tidak sempat menghindar dan dia langsung menabrak saya.”

Abraham sendiri mengaku telah meminta maaf kepada Streich seusai pertandingan yang berakhir 1-0 untuk Freiburg tersebut. “Saat itu saya hanya ingin membawa bola kembali ke lapangan secepat mungkin di menit-menit terakhir dan seharusnya saya bisa menghindari tabrakan itu. Saya sangat lega karena akhirnya bisa saling berbicara seusai pertandingan dan segalanya baik-baik saja di antara kami,” tuturnya.

Terlepas dari permohonan maaf tersebut, Abraham terancam sanksi berat hingga enam pertandingan lantaran tindakan yang oleh harian Bild disebut Rambo-Attacke (Serangan Rambo) tersebut. Pemain asal Argentina ini juga hampir pasti dijatuhi denda hingga kisaran lima digit oleh klubnya.


Baca Juga :
- Kans Muenchen Juara Bundesliga Mengecil dibanding Sebelumnya
- Mantan Striker Jerman Ini Tak Kenal Kata Gagal

“Pelatih adalah sosok keramat dalam sepak bola. Insiden itu seharusnya tidak terjadi. Barangkali itu dipicu oleh rasa frustrasi. Saya memperkirakan kita tidak akan melihatnya beraksi kembali di lapangan sebelum Natal,” kata pengamat sepak bola yang juga mantan gelandang tim nasional Jerman, Dietmar Hamann.* RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA