#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Posisi Pelatih Kawakan Ini di Ujung Tanduk
13 November 2019 13:35 WIB
LONDON – Masa depan Manuel Pellegrini sebagai pelatih West Ham United FC di ujung tanduk. Itu akibat paceklik kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di Liga Primer 2019/20. Tepatnya, sejak menekuk Manchester United FC 2-0 di London pada 22 September lalu. Setelah itu, The Hammers  hanya mampu meraih dua seri dan berujung empat kekalahan.

Teranyar, takluk 0-3 dari Burnley FC di Turf Moor, Sabtu (9/11). Rentetan hasil negatif dari Felipe Anderson dan kawan-kawan membuat fan murka yang berharap ada pergantian pelatih. Yang menarik, manajemen West Ham justru bergeming. Setidaknya, pada jeda internasional ini, mereka masih percaya kepada Pellegrini.

Bisa jadi, manajemen masih berharap pelatih berkebangsaan Cile itu mampu membangkitkan West Ham. Terutama, mengingat usai jeda dua pekan, mereka sudah ditunggu dua tim sekota London. Yaitu, saat menjamu Tottenham Hotspur FC, Sabtu (23/11) dan tandang ke Stamford Bridge untuk meladeni Chelsea FC, 30 November.


Baca Juga :
- Satu Misi, Beda Tujuan
- Man. United Ternyata Memiliki Alasan Tidak Mendepak Solskjaer

Alhasil, jeda dua pekan ini wajib dimanfaatkan Pellegrini untuk membuat skuatnya solid. Terutama, sektor belakang yang rapuh akibat kebobolan 13 gol dalam enam laga terakhir di Liga Primer.

Itu terkait absennya kiper utama, Lukasz Fabianski yang mengalami cedera sejak 28 September lalu. Namun, tidak hanya barisan pertahanan saja yang bermasalah. Melainkan terkait sinergi antarlini yang belum padu seperti diungkapkan salah satu sumber terdekat The Hammers.

“Mereka seperti tidak bermain sebagai tim. Padahal, setiap pemain memiliki tanggung jawab untuk saling membantu,” ujar salah satu sumber seperti dikutip dari The Sun. “Ini bukan masalah besar. Hanya sebatas keluhan. Namun, ini jadi salah satu hal yang harus segera ditangani.”

Selain Fabianski, faktanya badai cedera memang jadi pengganggu di skuat West Ham. Misalnya, gelandang Mark Noble, yang kakinya terkilir saat menghadapi Burnley. Akibatnya, sang kapten belum diketahui apakah bisa diturunkan ketika meladeni Tottenham.

Pun demikian dengan Manuel Lanzini yang telah menjalani operasi tulang selangka. Sisi positifnya, gelandang sayap Michail Antonio sudah pulih dari cedera hamstring.

“Inilah saatnya kami harus tetap bersatu. Kami bekerja lebih keras dari sebelumnya dalam latihan. Namun, itu tidak cocok untuk kami. Kami hanya perlu menyatukan ide dan memulainya lagi,” kata bek sayap West Ham, Ryan Fredericks.

Pellegrini termasuk salah satu pelatih dengan pengalaman segudang di Liga Primer saat ini. West Ham yang ditangani sejak 22 Mei 2018 menjadi klub Inggris kedua bagi pelatih 66 tahun tersebut. Sebelumnya, dia melatih Manchester City pada 2013 hingga 2016 dan merebut gelar Liga Primer 2013/14 serta Piala Liga pada 2013/14 dan 2015/16.  


Baca Juga :
- The Toffees Sudah Kantongi Nama Pengganti Marco Silva
- Setan Merah Bisa Eksploitasi Buruknya Lini Belakang City

Di Spanyol, sejumlah klub elite La Liga juga pernah ditangani Pellegrini. Selain pernah melatih Villarreal CF (2004-2009) dan Real Madrid CF (2009-2010), ia juga menangani Malaga CF (2010-2013) yang kini bermain di Divisi Segunda.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA