#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Timnas U-23 Masih Sering Lengah
14 November 2019 13:56 WIB
GIANYAR - Timnas Indonesia U-23 bermain 1-1 melawan Iran U-23 dalam uji coba pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Rabu (13/11) sore. Indonesia sukses mengungguli Iran melalui gol yang diciptakan Muhammad Rafli pada menit ke-10.

Gol ini berawal dari kejelian gelandang timnas Syahrian Abimanyu yang melepaskan umpan terukur kepada Feby Eka Putra. Pemain-pemain Iran pun terkejut. Feby yang bebas dari kawalan lalu mengirim umpan kepada Rafli untuk menciptakan gol.

Namun selepas gol Rafli, skuat asuhan Indra Sjafri tersebut seperti mengendurkan serangan, dan tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama usai.


Baca Juga :
- Komentar Indra Sjafri Usai Timnas U-22 Indonesia Kalahkan Laos dan Lolos ke Semifinal
- Informasi Terbaru dari Indra Sjafri Jelang Timnas U-22 Indonesia Vs Laos

Babak kedua, Indra Sjafri langsung memasukkan tiga pemain berkarakter menyerang secara bersamaan, yakni Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, dan Osvaldo Ardiles Haay. Ketiga pemain itu dimasukkan guna meningkatkan intensitas serangan skuat Garuda Nusantara. Sayangnya Indonesia justru kebobolan pada menit ke-67 yang diciptakan M. Reza Azadi yang membuat skor menjadi 1-1.

Dalam proses gol Iran ini terlihat lini pertahanan Indonesia yang digalang Andy Setyo dan Bagas Adi masih terlalu mudah ditembus. Bahkan, pada babak pertama Iran memiliki sejumlah peluang emas karena kelengahan di sektor pertahanan timnas U-23.

Pascakebobolan, tiga peluang emas menghampiri Indonesia U-23, yang diciptakan oleh Egy Maulana Vikri, Sani Rizky Fauzi, dan Osvaldo Haay. Tapi semua tidak berbuah menjadi gol.

Tentu finising ini juga menjadi masalah untuk segera diperbaiki oleh Indra. Eks pelatih Bali United itupun mengamini hal tersebut. Terlebih Indra juga tetap memuji penampilan anak asuhnya tersebut.

“Ada masalah di serangan balik kami yang tidak berjalan dengan benar. Harusnya kami bisa membuat dua sampai tiga gol di babak kedua, tapi itu tidak terjadi. Namun saya melihat, pertandingan ini lebih baik dari tiga pertandingan uji coba kami di Cina," ucap Indra Sjafri usai laga.

Sementara, pelatih Iran U-23 Hamid Reza Estili mengatakan timnya tampil sangat baik di babak pertama. Namun pada babak kedua ia menilai performa pemainnya menurun, walau mereka dapat menciptakan gol penyeimbang. Estili menilai hal itu disebabkan karena stamina pemain menurun.

“Saya akui pemain saya kelelahan akibat perjalanan jauh dari Iran dan ada perbedaan waktu antara di Indonesia dan tempat kami. Pemain juga tidak cukup istirahat. kendala cuaca menjadi masalah lain di sini, babak kedua Indonesia bermain lebih baik,” ucap Estili.


Baca Juga :
- Recovery, Diskusi, dan Jaga Motivasi Cara Garuda Muda Siap Tempur lawan Laos
- Timnas Putri Tertahan di Filipina

Indonesia U-23 dan Iran U-23 bakal kembali bertemu dalam uji coba kedua yang digelar di Stadion Pakansari,Cibinong, Bogor, Sabtu (16/11) mendatang. “Kami berharap anak-anak bisa tampil lebih baik dari pertandingan ini. Laga terakhir melawan Iran juga menjadi penentu pemain (untuk SEA Games)," ujar Indra.*SUMARGO PANGESTU

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA