#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Aji Akan Kembalikan Filosofi Bermain Persebaya seperti Era Pertengahan 1990-an
14 November 2019 10:39 WIB
BALIKPAPAN – Sadar terlalu berat untuk masuk dalam perburuan juara, Aji Santoso memiliki misi khusus bersama Persebaya Surabaya pada kompetisi Liga 1 2019 ini. Aji ingin Persebaya bisa menerapkan filosofi bermain yang menjadi khitah Bajul Ijo sejak dulu. Yakni, dari kaki ke kaki, satu-dua sentuhan dengan cepat.

Aji memimpikan Persebaya mengembalikan kejayaan seperti dulu kala ketika ia masih menyandang ban kapten Bajul Ijo era pertengahan 1990-an. Permainan bola-bola bawah sudah diterapkan Persebaya tatkala menahan tuan rumah Tira Persikabo 2-2 pekan lalu. Saat itu Aji menjalani debutnya sebagai pelatih Persebaya.

Kini timnya akan menjamu PSM Makassar Kamis (14/11) dalam laga kandang usiran tanpa penonton di Stadion Batakan, Balikpapan. Meski tidak tampil di kandang sebenarnya, Aji tetap menargetkan tiga poin yang sudah lama dirindukan Persebaya dan Bonekmania. Maklum, tujuh laga beruntun Irfan Jaya dan kawan-kawan tanpa kemenangan.  


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Minggu Malam
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Minggu 15 Desember

"Kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan lawan PSM," Aji menegaskan dalam sesi konferensi pers, Rabu (13/11). Tapi, pria asal Kepanjen, Kabupaten Malang, ini menyayangkan pertandingan nanti tanpa kehadiran suporter akibat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI.  

"Saya sampaikan pada seluruh pemain untuk siap mental menghadapi pertandingan tanpa didukung bonek. Sebenarnya jujur, kehadiran bonek kami perlukan. Kami butuh mereka karena bisa menjadikan motivasi lebih tinggi lagi," ujar mantan bek sayap timnas ini.

Tentang kondisi kebugaran beberapa pemain yang meragukan, Aji menjelaskan striker David Da Silva dan sayap Irfan Jaya sudah mulai pulih. "Yang kondisinya layak main memang Irfan dan David. Kiper Miswar Saputra sebenarnya siap, cuma badan dia sedikit kurus karena sakit beberapa hari, tapi kondisinya sudah baik," Aji menambahkan.

Terpisah, pelatih PSM Darije Kalezic menyatakan persiapan timnya melawan Persebaya relatif mepet. Sebab, tim hanya memiliki waktu satu hingga dua kali latihan. "Kami tidak bisa bersiap banyak menghadapi Persebaya," ujar pelatih 50 tahun itu.

Soal belum pernah menangnya PSM dalam pertandingan tandang musim ini, Kalezic mengakuinya. Tapi dengan tanpa adanya penonton, ia berharap kondisi itu bakal jadi keuntungan bagi PSM. "Tapi saya lebih suka tim ini menang karena kualitas permainan, bukan berhubungan dengan stadion atau penonton," Kalezic menegaskan.


Baca Juga :
- Dua Pemain Timnas U-22 Indonesia Sudah Bergabung dalam Latihan Persebaya
- Darije Kalezic Berpisah dengan PSM

Selain itu, pelatih asal Bosnia-Herzegovina tersebut juga menyesalkan perihal terselenggaranya pertandingan tunda ini. Menurut Kalezic, skuat Juku Eja seharusnya sudah menang WO karena Persebaya gagal menggelar pertandingan sesuai jadwal.

"Penjelasan yang diberikan PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru bahwa mereka tidak menemukan pelanggaran. Dan, saya baca juga di media bahwa PSSI melanggar regulasinya sendiri," ujar Kalezic, yang juga memiliki paspor Swiss.*M Bahrul Marzuki

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA