#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Paling Lambat April 2020 Arema FC Akan Melantai di Bursa Efek Indonesia
14 November 2019 14:33 WIB

MALANG – Segudang rencana jangka pendek dan panjang dipersiapkan manajemen Arema FC sebelum melepas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka bakal Go Public lewat penawaran umum perdana saham atau Inital Public Offering (IPO), due diligence meeting, dan public expose.

Keinginan tim Singo Edan untuk Go Public kian meninggi setelah AFC dan PSSI  8 Oktober lalu di GoWork FX Sudirman Jakarta, memberikan sertifikat AFC Club Professional Licensing kepada Arema dengan status “Granted”. Lima tim lain yang mendapatkan predikat serupa adalah Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan PSM Makassar.

Di luar dua tim lainnya yang  berstatus ”'Granted with Sanction, Bali United dan Bhayangkara FC. "AFC Club Professional Licensing dengan status Granted, membuat kami berancang-ancang untuk Go Public,” ujar Ruddy Widodo, General Manager PT Arema-Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia.

“Paling lama April 2020 Arema sudah masuk lantai bursa di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ini menjadi standar kualitas manajemen klub dalam pengembangan sepak bola modern baik dari AFC maupun PSSI, level nasional maupun interasional bagi Arema,” Ruddy menambahkan.

“Kami rasa persiapan enam bulan sebelum Go Public bagi Arema sudah lebih dari cukup. Ini akan menjadi titik kulminasi dan gebrakan baru menjadikan klub lebih profesional. Saat ini kami tengah menggodog pembentukan tim khusus untuk tujuan itu, semuanya putra-putra Malang, baik praktisi maupun  akademisi,” ujar Ruddy.

Ia mengaku manajemen Singo Edan punya strategi tersendiri untuk terjun di lantai bursa. “Kami tidak ingin disamakan atau meniru proses tim lain (Bali United) yang sudah lebih dahulu ada di BEI, yang jelas nanti kami bedalah," Ruddy menegaskan.

Terpisah, Manajer Bisnis dan Marketing Arema FC, Yusrinal Fitriandi menuturkan dalam sebulan belakangan pihaknya gencar terus berkonsultasi dengan pihak BEI atau Indonesia Stock Exchange.  Salah satu modal persiapan yang sudah dimiliki pihaknya, disebut tiga tahun beruntun mendapat pengakuan AFC Club Professional Licensing

Arema dalam empat level usia, jersi produk manajemen sendiri Singo Edan apparel,  dan basis suporter, serta store official. "Beberepa minggu lalu, kami dengan Pemkab Malang sepakat akan membangun sentra latihan khusus untuk Arema  yang berlaga di Liga1, dan  level akademi,” kata Yusrinal Fitriandi. Dalam waktu dekat awal tahun depan 2020 mulai dibangun.

Jangka panjang, kami fokus garap rencana memiliki stadion sendiri, ini dinilai paling urgent untuk bisa kembangkan bisnis lainnya. Sisi sektor komersial lainnya, memulai investasi properti. Tentu akan berlanjut nantinya jika ada pengembangan bisnis lainnya. Termasuk masuknya investor baru  Arema sudah ada di bursa efek.

“Soal rencana melepaskan saham dan berapa nilainya, itu nanti. Kan saat ini masih tahap konsultasi dengan BI atau IDX, sudah road map dari mereka. Semuanya masih lalui tahapan proses demi proses, termasuk pembahasan berkelanjutan tingkat rapat direksi, hingga klimaksnya April 2020 nanti," Yusrinal menegaskan.*Noval Luthfianto

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA