#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Daud Yordan dan Ongen Saknosiwi Rebut Sabuk Juara Dunia IBA
17 November 2019 18:35 WIB

KOTA BATU – Indonesia akhirnya kembali memiilki juara dunia tinju profesional setelah menanti lima tahun sejak 2014 lalu. Daud Yordan dan Ongen Saknosiwi, menjadi juara dunia baru versi badan tinju IBA (International Boxing Association), di Jawa Timur  Park 3 Kota Batu, Minggu (17/11/2019) sore. 

Daud Yordan pastikan sabuk juara dunia Kelas Ringan Super (super lightweight/junior welterweight) 63,50 kilogram setelah menang TKO (Technical Knock Out) atas lawannya Michael Mokoena pada ronde ke delapan dari 12 ronde yang direncanakan.  Wasit menghentikan pertarungan ketika petinju asal Afrika Selatan tersebut, mengalami cedera dislokasi bahu anterior pada bagian tangan kirinya. 

Daud juga merebut sabuk juara WBO Oriental (World Boxing Organisation Oriental) di kelas yang sama. Sedangkan rekannya, petinju asal Weinibe, Pulau Buru, Maluku, Ongen Saknosiwi meraih sabuk gelar juara dunia versi IBA Kelas Bulu (featherweight) 57,1 kilogram usai nenang angka mutlak 3-0 (116-112, 118-110, 116-112) atas  Marco Demecillo dari Filipina dalam 12 ronde. 

"Ini sebuah kado di penghujung tahun, dan yang jelas saya  ucapkan terima kasih pada Mahkota Promotions dan pendukung yang lain, seluruh pihak yang secara langsung maupun tidak langsung turut mendukung. Terima kasih dukungan Pemkot dan Wali Kota Batu, Ibu Dewanti Rumpoko, masyarakat Kota Batu, Malang, dan seluruh masyarakat Indonesia yang menonton baik langsung maupun di televisi," ujar petinju kelahiran Sukadana-Ketapang, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 itu. 

Ini menjaid gelar juara dunia dalam kelas berbeda bagi Daud Yiordam, setelah sebelumnya pernah menyandang sabuk juara dunia Kelas Ringan (lightweight 61,2 kg)  versi IBO (International Boxing Organization) 06 Juli 2013-06 Juli 2014. Kemudian juara dunia Kelas Bulu (Featherweight) 57,1 kg juga versi IBO 05 Mei 2012-14 April 2013. Sedangkan bagi Ongen Saknosiwi merupakan gelar juara dunia perdana baginya, termasuk rekor barunya sebegai petinju tercepat meraih juara dunia hanya dalam delapan kali karir ring tinjunya. 

Sejumlah tokoh tinju nasional juga hadir dalam gelaran yang dipromotori  Mahkota Promotions di depan 800 pennton tersebut. Diantarnaya Ketua Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI), Ruhut Sitompul, Raja Sapta Oktohari Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan owner Mahkota Boxing, dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Termasuk Yohannes Christian 'Chris' John mantan juara dunia kelas Bulu Super Champions WBA (2003-2013., Martin Rantan, Bupati Ketapang dan Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhidayat yang hadir untuk mendukung secara langsung Daud Yordan .

"Puji Tuhan ini, di Kota Batu saya bisa meraih gelar juara dunia, terimakasih semua pihak dan terutama masyarakat Kota Batu dan Malang, serta masyarakat Indonesia. Tujuh pertarungan  sebelumnya selalu menang KO dan TKO di bawah empat ronde, baru kali ini saya harus bertarung penuh 12 ronde. kerja keras dan mempersiapkan diri lebih baik untuk pertandingan berikutnya,teritama fisik dan teknis lainnya," ujar Ongen Saknosiwi, yang didukung langsung kedua orang tuanya, Mihael Saknosiwi dan Rahel Tasijawa dan saudara-saudaranya dari Buru, Maluku. 

Daud Yordan (Indonesia) MTKO ronde 8 vs Michael Mokoena (Afrika Selatan) 
Perebutan sabuk juara dunia IBA (International Boxing Association) dan WBO Oriental (World Boxing Organisation Oriental) Kelas Ringan Super (Super Light Weight/(Junior welterweight) 63,50 kg 12 ronde

Ongen Saknosiwi (Indonesia) MAA vs Marco Demecillo (Filipina) 
Perebutan sabuk juara dunia IBA (International Boxing Association) Kelas Bulu (Featherweight) 57,1 kg 12 ronde
 

loading...

BERITA TERKAIT

news
__backpacker-nya Top Skor di Jawa Timur dan sekitarnya__(that's one thing you learn in sports, you don't give up and you fight to the finish)
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA