#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Inti Tengah Barca
18 November 2019 13:50 WIB
BARCELONA – Lini tengah FC Barcelona merupakan sektor paling variatif musim ini. Itu karena area tersebut dituntut efektif sehingga memunculkan banyak varian. Namun, kondisi itu justru menimbulkan keraguan besar. Kendati begitu, di luar potong-potongan yang masih disusun Ernesto Valverde, ada satu sosok yang selalu ada dalam kombinasi pelatih Barca itu: Frenkie De Jong.

Gelandang muda Belanda itu seakan telah menjadi inti lini tengah tim berjulukan Los Azulgrana sejak didatangkan dari AFC Ajax musim panas 2019. Dia selalu dimainkan apapun kombinasi sektor tengah yang digunakan Valverde. Tercatat ada delapan kombinasi yang dipakai sang pelatih dalam 16 pertandingan Barca musim ini (12 LaLiga, 4 di Liga Champions).

Dia telah memasang tujuh gelandang untuk semua varian tersebut. Dan dari distribusi menit, akan terlihat jelas siapa yang paling sering jadi acuan: De Jong. Pemain 22 tahun ini diturunkan tujuh kali dari delapan kombinasi yang sudah dicoba Valverde. Selain itu, De Jong juga tampil sebagai starter sebanyak 15 kali dari 16 laga yang telah dimainkannya. Hanya saat menghadapi Villarreal CF, dia bermain dari cadangan.


Baca Juga :
- Messi Berharap Bertemu Madrid yang Kuat
- Asa Mengembalikan Hegemoni Spanyol

Posisi De Jong di Barcelona tak terbantahkan, dan yang jadi pekerjaan rumah Valverde saat ini adalah menentukan dua gelandang pendamping. Sejauh ini, dari delapan kombinasi yang sudah diterapkan, paling banyak ia menurunkan Sergio Busquets dan Arthur Melo untuk menemani De Jong.

Komposisi tersebut merupakan favorit Valverde. Mantan juru taktik Athletic Bilbao tersebut telah menggunakannya di LaLiga dan Liga Champions sebanyak enam kali. Itu mengapa, ketiga gelandang tersebut mengumpulkan menit bermain cukup banyak musim ini. De Jong telah mencatatkan 1.305 menit, 945 di antaranya di LaLiga. Lalu diikuti Busquets dengan 984 menit, kemudian Arthur (843 menit).

Sergi Roberto menyusul namun kini dia kembali dimainkan sebagai bek kanan. Setelahnya ada Arturo Vidal dengan 454 menit bermain. Baru kemudian ada Ivan Rakitic (258) dan Carles Alena (45). Untuk nama terakhir, dia hanya satu kali tampil saat kontra Athletic Bilbao di San Mames pada jornada pertama.

Mencuatnya nama De Jong sebagai salah satu yang tak tergantikan di lini tengah Barca lantaran fleksibilitasnya. Pemain kelahiran Arkel itu tersebut bisa dimainkan sebagai pivot, baik itu di kanan maupun kiri. Valverde menempatkan De Jong sesuai dengan kreasi yang ia inginkan dan pasangan yang diplot untuk menemaninya.

Sebagai contoh, apabila Busquets dimainkan (diposisi asli), maka De Jong sebagai pivot. Kemudian, jika pasangannya adalah Arthur, maka pemain 22 tahun itu akan ditempatkan di kanan. Sementara bila Sergi Roberto turun, De Jong ada diposisikan di kiri. Di mana pun De Jong diplot, tak ada pengaruh yang berarti baginya. Sang pemain bisa tetap tampil impresif meskipun Valverde melakukan banyak perubahan.

“Filosofi Ajax yang mirip dengan Barcelona telah memudahkan De Jong. Dia adalah pemain yang memberikan kelebihan di lapangan karena bisa bermain di banyak posisi. Dia juga merupakan pengoper bola yang baik dan banyak membantu pelatih,” ujar Eric Abidal, Direktur Olahraga Barca saat bicara tentang gelandang berharga 75 juta euro itu kepada Sport.*** GOGOR HAKIM DARI BERBAGAI SUMBER
 


Baca Juga :
- Komet Ansu Fati
- Kekuatan La Masia Hantam Inter

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA