#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Masa Depan Pelatih Man. City Masih Gelap
19 November 2019 13:40 WIB
BIRMINGHAM – Masa depan Josep Guardiola bersama Manchester City FC masih belum jelas. Kendati, pada 17 Mei 2018, pria asal Spanyol ini sudah menandatangani perpanjangan kontrak hingga Juni 2021. Namun, nyaris setiap musim, Guardiola dikaitkan dengan berbagai klub elite Eropa.

Termasuk, saat ini terkait komentar dari Presiden FC Bayern Muenchen Herbert Hainer. Tidak lama usai dilantik, Hainer melontarkan pujian terhadap Guardiola. Maklum, pria yang akrab disapa Pep ini memang sempat menangani Muenchen pada 2013 hingga 2016. Namun, Hainer mengaku hanya sekadar mengapresiasi tanpa berniat membajaknya mengingat Guardiola masih terikat kontrak dengan Man. City.

Hanya, pernyataan tersebut jadi bola liar. Bisa dipahami mengingat Muenchen belum memiliki pelatih tetap usai memecat Niko Kovac pada 3 November lalu. Hans-Dieter Flick yang kini jadi pengganti hanya sebatasi caretaker. Itu mengapa, agen Guardiola, Josep Maria Orobitg, langsung meluruskannya.


Baca Juga :
- Reaksi Pep Guardiola Usai Manchester City Tumbang dari MU
- Update Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Minggu Dini Hari WIB

“Saya sudah bicara dengan Guardiola pada Rabu pekan lalu. Semuanya, seperti biasa. Dia merasa baik di Man. City. Guardiola juga senang di kota Manchester. Klien saya punya kontrak hingga 30 Juni 2021,” kata Orobitg.

Guardiola menangani Man. City sejak 2016 silam. Jika sesuai kontrak, berarti dia menghabiskan karier di klub sekota Manchester ini hingga lima musim. Padahal, sebelumnya, dia tidak pernah melatih tim lebih dari empat musim. Itu berlaku sejak debutnya bersama Barcelona pada 2008 hingga 2012 yang berlanjut dengan Muenchen.

Guardiola disebut mendapat bayaran dari Man. City per musim enam juta paun atau sekitar Rp109 miliar. Meski masih terikat kontrak, dalam sepak bola, khususnya Liga Primer, memang fleksibel. Apa pun bisa terjadi. Termasuk, pembatalan klausul. Selain Muenchen, ada juga rumor Guardiola siap mencari pengalaman di Italia.

Apalagi, musim panas lalu, dia sempat jadi kandidat utama sebagai pelatih Juventus FC. Selain itu, Guardiola juga dikaitkan jadi pelatih Liverpool FC jika Juergen Klopp pergi. Apa pun itu, pria 48 tahun ini enggan berspekulasi. Sebaliknya, Guardiola menegaskan untuk fokus menatap pekan ke-13 Liga Primer dengan menjamu Chelsea FC di Etihad, Sabtu (23/11).

Dual ini sangat krusial bagi Man. City. Itu akibat kekalahan dari Liverpool 1-3 pada 10 November lalu. Alhasil, Sergio Aguero dan kawan-kawan pun terlempar di peringkat empat dengan 25 poin. Alias, tertinggal tertinggal sembilan angka dari Liverpool yang kokoh di puncak dengan 34 poin.

Menjelang pergantian tahun, jelas Man. City tidak boleh kendur. Agar, mereka tak lagi tertinggal jauh dari Liverpool. Yang menarik, ternyata situasi ini nyaris sama ketika Guardiola masih di Barcelona pada musim terakhirnya. Ketika itu, Los Cules terlibat persaingan dengan Real Madrid CF. Pada akhirnya, Barcelona harus puas finis sebagai runner-up menyaksikan rival abadinya berpesta. Sekaligus, jadi musim terakhir Guardiola.

Namun, terlepas dari kegagalan meraih gelar, juga terkait transfer yang kurang tepat. Ketika itu, Barcelona yang butuh bek baru justru mendatangkan Alexis Sanchez, yang merupakan penyerang sayap dan Cesc Fabregas, gelandang.  


Baca Juga :
- Jelang Derby Manchester, Berbatov: Aneh, Penggemar MU Ingin Kalah dari City
- Solskjaer Panaskan Derby Manchester, Setan Merah Lebih Besar dari City

Musim ini, Man. City kehilangan Vincent Kompany yang sebelumnya jadi nyawa di sektor belakang The Citizens sejak 2008 silam. Namun, manajemen lebih memprioritaskan dengan mendatangkan gelandang, Rodrigo “Rodri” Hernandez dengan rekor transfer tertinggi dalam sejarah. Meski, turut memboyong Joao Cancelo dan Jose Angelino untuk menambal lini belakang. Sayangnya, dua pemain itu belum padu hingga membuat pertahanan Man. City kian rentan usai Aymeric Laporte cedera.***CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA