#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Pep Guardiola Bisa Mengulang Sejarah
19 November 2019 15:02 WIB
BIRMINGHAM - Josep “Pep” Guardiola mengakhiri musim keempatnya di FC Barcelona,
2011/12, hanya dengan satu trofi. Sejumlah masalah pun menghampirinya kala itu. Dari
perseteruannya dengan Jose Mourinho yang kala itu menangani Real Madrid, hubungannya dengan Presiden Barca Sandro Rosell yang memburuk, serta tidak lagi sejalan dengan Lionel Messi, membuat Pep memutuskan pergi pada akhir 2011/12.

Di Manchester City FC musim ini, situasi yang dihadapi Pep agak berbeda. Namun begitu,
ada banyak kesamaan masalah antara Pep di Etihad saat ini dengan musim terakhirnya
bersama Barca. 

Sebut saja sejumlah pemain belakang yang tidak mampu bermain sesuai strategi yang diterapkan Guardiola. Lalu, para rival yang mulai bangkit karena mulai paham kekuatan Man. City.


Baca Juga :
- Guardiola Dikabarkan Akan Kembali ke Muenchen, Neuer Bilang Tidak Perlu
- Guardiola Catat Rekor Terburuk, Indikasi Man-City Gagal Pertahankan Gelar Juara

Delapan tahun lalu, Barca justru mendatangkan pemain dengan karakter menyerang, Alexis Sanchez (penyerang sayap) dan Cesc Fabregas (gelandang serang), meskipun sebenarnya lebih membutuhkan bek tengah baru. 

Fakta menunjukkan, Guardiola akhirnya kesulitan mencari pengganti Carles Puyol kendati sudah mencoba mengubah posisi Javier Mascherano dari gelandang bertahan menjadi bek tengah.

Masalah bagi Guardiola bertambah pelik karena Sanchez tidak mau dipimpin Messi.
Adapun Fabregas tidak cocok dengan skema permainan Pep.

Di sektor gelandang, Barca saat itu masih memiliki Xavi, Sergio Busquets, dan Andres
Iniesta. Untuk mengakomodasi Fabregas, Guardiola harus memakai formasi tradisional
Barca warisan Johan Cruijff, tiga bek dan empat gelandang. Namun skema 3-4-3 membuat
Barca rapuh di belakang sehingga Guardiola kembali ke formasi 4-3-3.

Musim ini, Man. City kehilangan bek tengah andalan sejak 2008, Vincent Kompany. Namun, manajemen lebih memprioritaskan dengan mendatangkan gelandang, Rodrigo Hernandez dengan rekor transfer tertinggi dalam sejarah. 

Meskipun juga memboyong Joao Cancelo dan Jose Angelino untuk menambal lini belakang, keduanya belum padu hingga membuat pertahanan Man. City kian mudah ditembus saat Aymeric Laporte cedera panjang seperti sekarang.

Pada 2011/12, Madrid mungkin tidak sekuat Liverpool FC di Liga Primer saat ini. Delapan
tahun lalu, setelah mengalahkan Atletico Madrid di kandangnya pada Februari, Guardiola
mengatakan: “Kami tidak akan memenangi la Liga. Namun, kami akan berusaha keras.”
Pada musim terakhir Pep di kompetisi Spanyol itu, Madrid akhirnya memang menjuarai La
Liga 2011/12 dan Barca hanya runner-up.

Musim ini, beberapa hari setelah takluk 1-3 di kandang Liverpool (10 November lalu) hinga
terlempar ke peringkat keempat klasemen Liga Primer, Guardiola bekata: “Kesempatan
kami kian kecil. Gap sudah 10 poin dengan waktu yang semakin mepet.” Selisih poin dengan Liverpool sebenarnya hanya sembilan. 

Selain itu, masih ada 26 pertandingan Liga Primer ke depan. Tetapi, Guardiola sepertinya mulai putus asa di Etihad. Kontraknya dengan Man. City sudah diperpanjang sampai Juni 2021.

Kini, dengan situasi yang kurang menyenangkan di Man. City, nama Guardiola kembali
dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa. Jika sesuai kontrak, berarti Guardiola akan
menghabiskan karier di Man. City hingga lima musim. 

Padahal, sebelumnya, Pep sebelumnya tidak pernah melatih sebuah tim lebih dari empat musim. Itu berlaku sejak debutnya bersama Barcelona (2008-2012) dan FC Bayern Muenchen (2013-2016).


Baca Juga :
- Update Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Senin Dini Hari WIB
- Liverpool dan Man-City Memanas, Klopp Geram Guardiola Tuding Mane Diving

Saat dilantik, Presiden Muenchen yang baru, Herbert Hainer, memuji Pep. Die Bayern
memang dikabarkan berniat merekrutnya kembali untuk menggantikan Niko Kovac yang
sudah digantikan pelatih karteker, Hansi Flick.

“Saya sudah bicara dengan Guardiola pada Rabu pekan lalu. Semuanya, seperti biasa. Dia merasa baik di Man. City. Guardiola juga senang di kota Manchester. Klien saya punya
kontrak hingga 30 Juni 2021,” kata Josep Maria Orobitg, agen Guardiola.*

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA