#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Genderang Perang dari Nilmaizar Akan Dimulai dari Hari Ini
20 November 2019 11:03 WIB
LAMONGAN – Genderang perang ditabuh Nilmaizar. Pelatih Persela itu tak ingin tim asuhannya terjungkal dalam sisa tujuh pertandingan Liga 1 2019. Terutama kekalahan di kandang, bisa menjerumuskan tim ke jurang degradasi. Genderang itu akan dimulai dalam laga melawan Perseru Badak Lampung FC (PBLFC), Rabu (20/11).

Kabar baiknya, dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Surajaya ini, tiga pemain yang absen saat melawan Persija, sudah bisa tampil. Ketiganya adalah kapten Eky Taufik, bek Arif Satria, dan striker Alex dos Santos. Namun, bek Demerson masih cedera, sedang Sugeng Efendi menjalani sanksi akumulasi kartu.

Sayangnya, rapor kandang Persela sedang buruk. Bila musim lalu keangkerannya terjaga sepanjang musim, kini sudah lima kali dipermalukan. Ada yang menyebutkan, kondisi keuangan klub yang kembang kempis menjadi penyebabnya. Namun bagi Nil, hal tersebut tak bisa dijadikan alasan.


Baca Juga :
- Bagi Aji Santoso, Persija adalah Rival Terakhir Musim Ini yang Harus Ditumpas
- Karier Bepe Genap 20 Tahun, Dibuka di Menteng Akan Ditutup di GBK

“Kami akan berjuang sampai pertandingan terakhir. Sampai detik akhir,” ujar Nil. Kalimat ini bagai mantra. Pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat selalu mengatakan hal sama dalam berbagai kesempatan. Tak bisa dimungkiri, yang dibutuhkan Persela saat ini adalah sikap pantang menyerah.

Kembalinya Alex, yang sudah mengemas 16 gol, diharapkan bisa menjadi kunci sukses. Apalagi, pria asal Brasil ini “puasa gol” sejak 11 September lalu. Kebetulan, lawan terakhir yang gawangnya ia bobol adalah PBLFC. Karenanya Alex ingin menambah pundi-pundi golnya dalam laga ini.

 Nil percaya, masa sulit Alex akan segera berakhir. Lewat komunikasi persuasif, bicara empat mata, Nil menangkap hasrat besar pria 29 tahun tersebut. “Saya pikir hanya tinggal menunggu waktu saja,” ucap Nil. Tetapi, eks pelatih timnas Indonesia itu tak hanya mengandalkan alex semata.

Faktanya, dalam lima laga terakhir, lima nama tercatat sebagai pencetak gol. Dari 27 pertandingan musim ini, total 11 pemain mencatatkan namanya di papan skor. Ini membuktikan bahwa semua lini permainan Persela bisa menjadi pemecah kebuntuan. Menurut Nil, hal ini memang ia kembangkan.


Baca Juga :
- Harus Poin, Karena Ini Laga Perspisahan Seslija di Kanjuruhan
- PSS Aman, Persela Ibarat Sedang Maraton

Sementara itu, PBLFC datang ke Lamongan dengan misi sama: menjauh dari zona degradasi. Kemenangan atas Arema FC pada pekan ke-26 dan menahan Borneo pada pekan ke-27, jadi isyarat kebangkitan. Pasalnya, dalam enam laga sebelumnya, tak ada kemenangan yang dibukukan.

Untuk pertandingan pekan ke-28 ini, kebetulan tak ada pilar Laskar Saburai, julukan PBLFC, yang menjalani akumulasi kartu kuning. Milan Petrovioc, pelatih PBLFC, juga telah mematangkan strategi untuk meredam tuan rumah. “Kami sangat siap untuk mencuri poin di Lamongan,” kata Petrovic.*

loading...

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA