#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Setelah Dikalkulasi, Semen Padang Mengaku Hanya Butuh 15 Poin Lagi, Kok Bisa?
20 November 2019 11:23 WIB
PADANG – Liga 1 2019 segera berakhir. Hanya tersisa tujuh pekan pertandingan lagi. Karenanya tim-tim papan bawah, mulai  hitung-hitungan poin, agar bisa selamat dari degradasi. Tim waspada terdegradasi itu adalah  Semen Padang FC (SPFC), Persela, Kalteng Putra, Perseru Badak Lampung FC (PBLFC), dan Barito Putera.

Kabau Sirah, julukan SPFC, menjadi salah satu tim yang harap-harap cemas. Pasalnya, tim asuhan Eduardo Almeida ini mengoleksi poin paling minim dibandingkan kontestan lainnya. SPFC menjadi juru kunci klasemen dengan 24 poin, terpaut tiga poin dengan tim di luar zona degradasi, PBLFC yang mengoleksi 27 poin di peringkat 15.

Direktur Umum SPFC Hermawan Ardiyanto mengatakan, SPFC masih punya tiga laga kandang dan empat laga tandang. Hermawan mengakui, mereka sudah melakukan hitung-hitungan poin, agar selamat dari zona degradasi. Targetnya, tujuh pertandingan tersisa berbuah poin, baik menang maupun imbang.


Baca Juga :
- Enggan Aktivitas Transfernya Diblokir, Semen Padang dan Tira Ambil Langkah Tegas dan Sigap
- PSIS Butuh Sembilan Poin Lagi untuk Lolos dari Ancaman Degradasi

“Kami pasti akan memaksimalkan tujuh laga tersisa ini untuk mengumpulkan  poin sebanyak-banyaknya. Untuk laga kandang, tentunya harus disapu bersih dengan kemenangan. Nah, untuk laga tandang minimal kami menambah enam poin lagi," kata Hermawan,  Selasa (19/11).

Asisten pelatih SPFC Weliansyah membeberkan, tim pelatih punya target meraih sembilan poin dalam laga kandang. “Untuk empat laga tandangnya, kami akan berusaha mencuri banyak poin," kata Weli. Menurutnya, minimal mungkin poin tandang yang harus dikoleksi adalah enam.

Sementara itu, tim yang bisa dikatakan sedikit aman adalah Barito Putera. Tim asuhan Djadjang Nurdjaman itu tengah bertengger di peringkat ke-14 dengan 30 poin. Barito menyisakan empat laga kandang dan tiga laga tandang. Djajang mengatakan, ia sudah mengkalkulasi poin agar selamat dari degradasi.

Menurut Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman, Barito hanya cukup memenangkan empat laga kandang untuk selamat. “Menurut hitung-hitungan, minimal kami harus menang dalam sisa laga kandang. Kalau bisa ya menang juga di laga tandang. Mudah-mudahan kami bisa mencapai target ini,” ucapnya.


Baca Juga :
- Very Big Match! Ini Prediksi Line-up Man City vs Chelsea, Baku Bunuh di Papan Atas
- Tahun Depan, Mayweather Jr Mau Dua Kali Bertarung, Lawan Petinju Pro dan Petarung MMA

Berdasarkan hitungan kasar, SPFC membutuhkan 15 poin untuk selamat, sedangkan Barito Putera butuh 12 poin. Bila menggunakan skenario bahwa SPFC, Persela, Kalteng, PBLFC, dan Barito menang dalam laga kandang, dan tidak mendapatkan poin saat tandang, SPFC, PBLFC dan Persela akan terdegradasi.

Namun, jika salah satu tim dari lima tim tersebut menang atau imbang saat tandang, atau malah malah kehilangan poin tiga di kandang, skema hituanganya berbeda lagi. Dengan kata lain, poin demi poin, baik tandang maupun kandang, akan sangat memengaruhi hasil akhir kompetisi.* Agustian Pratama 

loading...

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA