#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Alumnus Akademi Persib, Hati Striker Muda Ini Lebih Ingin ke Persib ketimbang Klub Tanah Leluhurnya, Persipura
20 November 2019 14:13 WIB
STRIKER muda Julius Josel ingin terus membela Persib Bandung pada kompetisi Liga 1 musim depan. Pemain asal Papua ini akan berteriak lantang tidak mau pergi dari Persib, ketika pelatih Robert Rene Alberts bertanya ke mana ia akan melanjutkan kariernya.

"Saya tetap pilih Persib. Tidak pernah berpikir untuk meninggalkan Persib. Saya mengawali karier di sini dan akan terus berseragam Persib, apa pun situasinya. Tidak masalah kembali jadi cadangan abadi," kata Josel.

Pangeran Biru, bagi pria kelairan 21 September 1998, itu adalah segalanya. Candradimuka yang diyakininya bakal membentuknya jadi pemain kompetitif pada kompetisi level tertinggi di Indonesia. Sekaligus jadi jembatan meniti sukses di sepak bola profesional.


Baca Juga :
- Soal Gol Bunuh Diri Persib, Ini Kata Supardi dan Achmad Jufriyanto
- Update Hasil dan Klasemen Liga 1 2019, Rabu Malam

"Kenapa harus pergi dari Persib? Klub ini sangat menjanjikan prestasi. Materi pemainnya bagus dan tempat bertanya untuk mengasah ilmu dan mental. Keberuntungan besar jadi bagian Persib dalam kompetisi Liga 1," ujar Josel di mes Persib, Selasa (19/11).

Tidak terlintas sedikit pun untuk membela Persipura Jayapura, klub asal tanah leluhurnya. Atau berseragam PSM Makassar, klub yang sering jadi jembatan pesepak bola Papua, untuk menahbiskan dirinya jadi pesepak bola top Tanah Air.

"Kalau membela Persipura, rasanya terlalu jauh harapannya. Begitupun dengan PSM karena sampai saat ini tidak ada komunikasi dengan kedua klub tersebut. Tapi kalau idola, saya pilih kakak Boaz Solossa. Ia anutab seluruh pesepak bola berdarah Papua," ujar Josel kepada wartawan.

Toh di Persib, striker jebolan Diklat Persib itu tidak terasing. Pemain senior terus memotivasinya untuk merasakan atmosfer Liga 1. Kim Jeffrey Kurniawan jadi mentor utamanya untuk bangkit menyejajarkan diri dengan striker asing yang jadi pilihan utama. Omid Nazari pun menyukainya dan berharap ia jadi ujung tombak andalan Maung Bandung.

"Kim dan Nazari banyak berjasa dalam karier saya. Mereka selalu memberi motivasi agar saya cepat beradaptasi dan menjadi bagian tim. Sekaligus megikuti irama permainan ketika dipercaya tampil dalam kompetisi Liga 1," mahasiswa UPI Bandung itu menuturkan.

Itu sebabnya Josel langsung nyetel dengan langgam permainan Persib. Ia bisa ikuti irama yang dikembangkan Maung Bandung. Tidak mengubah struktur permainan Pangeran Biru saat debutnya melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11) lalu.


Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Rabu 4 Desember
- Hadapi PSIS Semarang, Persipura Menempa Psikologis Pemain demi Memutus Rapor Buruk

"Saya tidak canggung ataupun  gerogi saat dipercaya tampil melawan Arema. Malah makin termotivasi melihat ribuan bobotoh yang mendukung Persib. Bisa main normal karena semua pemain tampil bagus. Pelatih pun memberi kebebasan. Tidak membatasi permainan saya," ujar Josel.

"Yang jelas momen itu jawaban Tuhan atas kerja keras saya selama ini. Membuat saya yakin, ke depan prestasi terbuka lebar. Persaingan di Persib justru jadi pembuka jalan bagi pemain yang bersungguh-sungguh," kata Josel yang belum percaya mengikuti jejak Beckham Putra Nugraha, pemain muda Persib yang dapat kepercayaan Robert tampil di Liga 1.*Dani Wihara

loading...

BERITA TERKAIT

news
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA