#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Warteg pun Jadi Basecamp Akademi Persib Cimahi di Liga TopSkor Transtama U-15
20 November 2019 00:26 WIB
JAM menunjukan pukul tiga pagi. Dengan mata yang masih sayu dan nyawa yang belum sepenuhnya kembali, mereka harus memaksa kedua kakinya melangkah pergi untuk berjuang mengejar mimpi. Yakni, mengasah kemampuan mereka dalam mengolah bola dalam kompetisi Liga TopSkor Transtama U-15 musim 2019/20.

Mereka adalah tim Akademi Persib Cimahi (APC). Tim asal Bandung, Jawa Barat itu setiap akhir pekan harus menjalani aktivitas yang dimulai sebelum ayam berkokok. Jarak dan waktu tidak menjadi alasan untuk APC gentar dalam membangun serta membina pemain sepak bola usia muda.

Bayangkan saja APC harus menempuh jarang hingga 170 kilometer (km) setiap akhir pekan untuk menuju lapangan Porkas, Kampung Setu, Depok. Atau jarak 152  km ditempuh jika pertandingan digelar di lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta.


Baca Juga :
- Hadapi Lawan Tangguh Malaysia & Filipina, Rugby 7s Indonesia Fokus Satu Tujuan: Bawa Pulang Medali
- Lima Pemain Cetak Poin Double Digit, Indonesia Tumbangkan Malaysia

Bahkan, jika bermain di lapangan Porkas, tim APC biasanya membuat basecamp di salah satu warung tegal (warteg) di dekat lokasi pertandingan. “Ya, kami sampai mencari salah satu warteg di sana untuk jadi tempat singgah anak-anak sebelum pertandingan. Pihak dari wartegnya untung cukup welcome kepada kami. Jadi kami di sana makan dan mandi sebelum pertandingan,” ujar pelatih APC, Sendi Oktavian.

Sementara jika bermain di lapangan Aldiron, mereka selalu berhenti di rest area terakhir untuk mempersiapkan pemainnya makan pagi juga mandi. “Ya mungkin itu sedikit dari cerita yang cukup menarik yang saya jalankan bersama tim. Namun semua ini kami siasati dengan riang gembira,” ujar Sendi.

Kejenuhan pemain serta rasa lelah sebelum bertanding juga disadari oleh Sendi. Ia mengaku tak jarang keluhan datang dari pasukannya. Namun, sebagai pelatih dirinya tentu dapat menyiasati dengan berbagai hal yang membuat pasukannya merasa happy.

“Ya, mereka kerap ngeluh capek, kadang juga jenuh, hal ini saya sempatkan sebagai moment untuk lebih mendekatkan diri kepada pemain. Saya sering mengajak mereka bernyanyi bersama di bus. Kadang dalam perjalanan kami juga selingkan bercanda untuk mencairkan suasana,” ujar Sendi.

Walaupun demikian, Sendi mengaku sangat mengapresiasi perjuangan skuatnya. Selama perjalanan di babak play-off sampai masuk ke liga utama mereka tampil baik. Kini APC berada di peringkat kelima Grup Top dengan raihan tiga poin dari dua pertandingan yang sudah dijalani.


Baca Juga :
- Persija Dituntut Mulai Merancang Skuat Juara Meski Kompetisi 2019 Belum Rampung
- Yoo Jae Hoon Klarifikasi Kabar Shin Taeyong yang Didekati Klub Cina

“Saya tahu memang cukup berat bagi mereka menjalani ini. Banyak keluhan yang datang. Tetapi saya tahu mereka mau berkembang mau berjuang. Ketika melihat lapangan semangat mereka kembali meningkat. Semoga mereka dapat beradaptasi dengan kondisi ini. Agar tujuan kami untuk minimal finis di peringkat ketiga di laga ini dapat tercapai,” kata Sendi.* NIZAR GALANG GANDHIMAR

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA