#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Hadapi Cina, Tim Elang Muda Indonesia Berburu Kemenangan 100 Persen
20 November 2019 03:55 WIB
BALIKPAPAN - Satu kaki Tim pelajar Indonesia sudah menapak ke semifinal. Tapi tim berjuluk Elang Muda Asia tetap memburu kemenangan 100 persen pada 47th Asian School Football Championship U-18. 

Pertandingan melawan Cina di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (20/11) menjadi menu terakhir penyisihan Grup B. Laga pamungkas ini akan disiarkan langsung secara live streaming di channel YouTube Menoreh TV pukul 16.00 WITA atau 15.00 WIB.

Saat ini Muhammad Supriadi dan kawan-kawan bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 6 poin hasil dari dua kemenangan. Mereka mengobok-obok Sri Lanka 8-0 dan menaklukkan Korsel 2-1. 


Baca Juga :
- Hadapi Lawan Tangguh Malaysia & Filipina, Rugby 7s Indonesia Fokus Satu Tujuan: Bawa Pulang Medali
- Lima Pemain Cetak Poin Double Digit, Indonesia Tumbangkan Malaysia

Di lain pihak, Cina mengintip di tangga kedua membawa 3 poin setelah menang 2-0 atas Sri Lanka, Selasa (19/11). Raihan yang sama dibukukan Korsel di tempat ketiga dan Sri Lanka sebagai juru kunci dengan nihil poin.

Hasil imbang melawan Cina sudah cukup bagi Indonesia untuk menjadi 'Raja di Grup B'. Sebaliknya tim Negeri Tirai Bambu wajib mengkonversi tiga angka jika ingin membuka jalan ke semifinal. 

"Benar, seri lolos, tapi kami tidak mau kecolongan. Kalau mengincar seri nanti terlena, kami harus fokus menang," ujar pelatih tim Pelajar Indonesia U-18 Bambang Warsito. 

Ini pertemuan kedua dalam dua tahun terakhir bagi kedua tim. Pada event sebelumnya, skuat 'Merah Putih' mampu mengalahkan Cina di fase grup.

Namun kali ini pelatih Bambang Warsito belum bisa menurunkan Muhammad Salman Alfaraid lantaran cedera kaki kiri. Pun gelandang Zein Amirulloh yang terganjal sanksi setelah diacungi kartu merah ketika melawan Korsel, Rabu (19/11). 

Menyinggung absennya dua pemain tersebut, Bambang Warsito mengaku tak risau karena pemain lainnya bisa diandalkan untuk mengisi kekosongan. Dia menyebut masih ada Lutfi El Hakim Saragih dan Ikwan Ali Tanamal yang tampil mengesankan dalam dua laga pertama. 

Sedikitnya 20.000 suporter yang memberikan dukungan di stadion milik klub Persiba Balikpapan juga bisa dijadikan 'vitamin' bagi Supriadi dan kawan-kawan. Setidaknya 'penampakan' mereka dapat mempengaruhi mentalitas tim Pelajar U-18 Cina. 

Namun asumsi tersebut ditepis pelatih Cina Bian Li Jun. Menurutnya tingginya animo suporter Indonesia tidak akan mempengaruhi pasukannya di lapangan. 

"Kami hanya fokus pada pertandingan, bukan suporter. Saya pikir dukungan tersebut biasa buat tuan rumah," kata Bian. 


Baca Juga :
- Komentar Pelatih Timnas U-22 Myanmar Usai Lolos ke Semifinal SEA Games 2019
- Ditangani Pelatih Bulgaria, Ini Daftar Pemain Timnas U-22 Myanmar

Hanya saja dia mencemaskan kondisi fisik pemainnya yang relatif hanya memiliki waktu istirahat sekitar 18 jam setelah pertandingan melawan Sri Lanka, Selasa (19/11). 

"Jujur pemain kami sangat kelelahan. Tapi, kami akan berusaha pol-polan karena ini pertandingan yang vital. Kami butuh tambahan tiga poin untuk membuka harapan ke semifinal," ujarnya.* 
 

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA