#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
INFOGRAFIS
Alex Marquez Bisa Jadi Pilihan Terbaik Honda
20 November 2019 16:18 WIB
VALENCIA – Repsol Honda akhirnya memilih Alex Marquezsebagai pengganti Jorge Lorenzo untuk MotoGP 2020. Namun, pabrikan asal Jepang tersebut menegaskan jika keputusantersebut bukan karena faktor sang kakak, Marc Marquez, yang sudah terbukti bisa menyumbangkan banyak kesuksesan untuktim. 

Alex dianggap sebagai sosok tepat untuk menggantikanLorenzo, menyusul keberhasilannya menjuarai Moto2 2019.Menariknya, isu soal bakal bergabungnya Alex, santerterdengar, beberapa waktu lalu. Namun, hal tersebutdibantahnya dengan menandatangani perpanjangan kontrak.

Kabar itu kembali menyeruak saat Lorenzo membeberkan jikaHonda tengah membidik Alex sebagai penggantinya. “Honda Racing Corporation (HRC) dengan bangga mengumumkan telahmerekrut peraih dua gelar juara dunia, Alex Marquez denganmasa kontrak satu tahun,” ujar HRC, kemarin.


Baca Juga :
- Jatuh Saat Debut, Alex Marquez Mengaku Tetap Nyaman di MotoGP
- Detik-detik Alex Marquez Jatuh Saat Jalani Debutnya di MotoGP

Terlepas dari status Alex sebagai juara dunia, terpilihnyapembalap 23 tahun itu tetap memunculkan kabar tak sedap.Konon, ada campur tangan Marquez dalam proses pembuatankeputusan tersebut. Namun, Prinsipal Honda Alberto Puigmenegaskan, tidak ada faktor koneksi dalam pemilihan Alex.

“Proses telah berjalan sejak kami mendengar semua berita danapa yang direncanakan Jorge. Kami terus berpikir dan dipengujung waktu, membuat keputusan. Pada dasarnya, keputusan ini kami ambil berdasarkan hasil Alex, tahun ini. Iajuara dunia Moto2 dan itu jadi salah satu pertimbangan kami,” katanya.

Sebelumnya, beberapa nama terkait pengganti Lorenzo, memangmuncul ke permukaan. Tak hanya Alex, ada pula Cal Crutchlowyang saat itu berstatus pembalap tim satelit Honda, LCR. Lalu, Johann Zarco yang dipercaya menggantikan Takaaki Nakagamiyang cedera pada untuk tiga lomba terakhir MotoGP 2019.

Ketika melakukan negosiasi dengan Alex, Puig menegaskanbahwa sang kakak tidak terlibat. “Marc sama sekali tak ikutcampur. Jadi, jika ia ditanya apakah senang adik Anda balapandengan tim ini, ia pasti akan berkata ‘ya’. Pembicaraan kamitidak dengan Marc, melainkan Alex dan manajernya, Emilio,” ujarnya.

Terpisah, Marquez mengaku senang karena adiknya mendapatkecepayaan dari tim sebesar Honda. “Tidak mudah bagi RepsolHonda untuk mengisi posisi Jorge setelah dia memutuskanpensiun. Saya tidak pernah ikut campur atau memaksa, baik ituHonda maupun Alex,” kata juara dunia MotoGP 2019 itu.


Baca Juga :
- Alex Marquez Debut Bersama Honda, Baru Delapan Lap Sudah Jatuh, Begini Komentarnya
- Pilih Alex, Honda Tegaskan Tak Ada Intervensi Marquez

“Alex sendiri yang pada akhirnya membuat keputusan. Honda yang meminta ia untuk menjadi rekan saya, tahun depan. Honda bertanya, ‘iya atau tidak? Saya mengatakan, ‘tidak apa-apa’.Saya jelas tak akan berkata ‘tidak’ untuk adik kandung. Tapi, iaperlu mempelajari banyak hal di sini,” Marquez menuturkan.

Meski berstatus kakak-adik, Honda menegaskan tetap adapersaingan di antara keduanya. “Ada risiko Marc dan Alex bertengkar dan kami merasa sudah membuat keputusan tepat.Tapi, apakah mereka akan jadi rival abadi? Semua tergantungmereka. Ini bukan gangguan untuk Marc karena ia hanyamemikirkan kemenangan,” ujar Puig.***

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA