#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Gol Penalti Cina Taklukkan Indonesia
20 November 2019 17:51 WIB
BALIKPAPAN - Rotasi yang dilakukan pelath Bambang Warsito harus dibayar mahal. Tim Pelajar U-18 Indonesia ditaklukkan Cina 2-1. 

Pada laga ketiga Grup B Asian School Football Championship U-18 yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (20/11), Indonesia sejatinya hanya butuh hasil imbang. Tapi, sayangnya harus mengakui keunggulan lawan.

Disimpannya Muhamad Supriadi, Ahmad Attalah Araihan, Ikwan Ali Tanamal, Muhammad Salman Alfarid dan Sandi Kusuma, memang sangat berpengaruh. Meski sempat menguasai permainan 10 menit pertama, tapi tim berjuluk Elang Muda Asia malah kecolongan lebih dulu. 


Baca Juga :
- Dua Pemain Timnas U-22 Indonesia Sudah Bergabung dalam Latihan Persebaya
- Ditarik Juara Liga Malaysia, Eks Pelatih Fisik Timnas U-19 Tidak Sulit Beradaptasi di Kota Sabah

Sebuah serangan balik yang dilancarkan Cina gagal diantisipasi pemain belakang Indonesia yang dikawal Fatur Adam Setiawan. Li Mengyang yang lepas dari kawalan dengan mudah merobek gawang Sabda Yoga Bhuana Putra di menit 18. 

Keunggulan 1-0 buat Cina tak bisa dibalas oleh pemain Indonesia. Meski berbagai upaya dilakukan tapi acap mentok begitu masuk area pertahanan Cina yang benar-benar tangguh. Hingga babak pertama usai, skor bertahan buat tim Negeri Tirai Bambu. 

Memasuki babak kedua, pelatih Bambang Warsito tidak melakukan perubah pemain. Meski masih mendominasi permainan, tapi disiplinnya barisan belakang Cina membuat penyerang Indonesia yang bersandar pada Nicholas Saputra acap mentah. 

Gol balasan yang ditunggu akhirnya datang lewat Rizki Armando. Penonton yang memadati stadion mulai berjingkrak memberikan motivasi kepada Elang Muda. 

Permainan mulai berubah ketika Muhammad Salman Alfarid dan Attalah dimasukan sebagai pemain pengganti. Tapi, sayangnya mereka gagal mengendalikan emosi. 

Tak lama berselang Cina malah mendapat keuntungan setelah Wenvi Adhana dianggap hand ball dikotak terlarang. Wasit meniup titik putih dan Hui Hoo langsung mengkonversi menjadi gol.  Kedudukan berubah menjadi 2-1 buat Cina hingga laga usai.

"Anak-anak banyak emosi, terutama Salman. Hal ini mempengaruhi teman-temannya, sehingga mereka kehilangan konsentrasi," kata Bambang usai pertandingan.


Baca Juga :
- Hadapi PSS, PSM Siap Menutup Laga Terakhir dengan Pesta
- Shin Tae-yong Ungkap Isi Pertemuan dengan Shenzhen FC

Hasil ini membuat Cina koleksi 6 poin, sama dengan Indonesia. Tapi, Indonesia unggul produktivitas dengan memasukan 11 gol dan kebobolan 3. Sedangkan Cina memiliki agregat gol 2-2. Meski begitu Indonesia tetap lolos ke semifinal. 

Pertandingan Korsel vs Sri Lanka yang tengah berlangsung akan menentukan siapa yang berhak sebagai juara grup B. Jika Korsel menang dengan selisih 3 gol, Indonesia keluar sebagai juara grup dan Korsel runner-up*

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA