#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Pesut Etam Langkahi Persipura dan Madura United
21 November 2019 10:52 WIB
SLEMAN - Borneo FC mencatat hasil maksimal dalam laga pekan ke-28 Liga 1 2019 pada Rabu (20/11) malam. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Pesut Etam mampu menaklukkan tuan rumah PSS 1-0. Hasil ini membuat Borneo FC kini ada di peringkat kedua klasemen sementara dengan nilai 45.

Gol semata wayang yang dicetak oleh Javlon Guseynov di menit kedelapan membuat Borneo FC sementara menggeser Persipura Jayapura dan Madura United. Kedua tim kompetitor ini namun masih berpeluang untuk kembali menggeser Borneo FC karena belum melakoni laga pekan ke-28.

Bagi tim asuhan Mario Gomez, ini adalah kemenangan tandang keduanya musim ini. Sisanya, dari 14 laga tandang, tim dengan warna kebesaran oranye ini mencatat delapan kemenangan dan empat kali kalah.


Baca Juga :
- Ini Formasi 11 Pemain Terbaik SEA Games 2019, Timnas U22 Indonesia Kirim 3 Pemain
- Ini Agenda Timnas Indonesia Sepanjang Tahun 2020

Bahkan di laga kemarin, Mario Gomez menurunkan lima pemain U-23 sebagai starter. Ini belum termasuk dua pemain pengganti lainnya yang juga dengan kategori serupa. “Hasil ini adalah bagus untuk kami sehingga bisa naik ke peringkat kedua. Mudah-mudahan ini bisa terus dijaga hingga akhir musim nanti,” kata Gomez usai pertandingan, kemarin.

Dia menambahkan, banyaknya pemain U-23 yang diturunkan karena memang kondisinya yang memaksa untuk melakukan hal ini. Pasalnya, dia melanjutkan, ada sekitar 10 pemain yang tidak bisa diturunkan dengan beragam alasan.

Mulai bergabung dengan tim nasional, akumulasi kartu kuning hingga absen karena cedera. Termasuk di antaranya adalah Diego Michiels yang akhirnya tetap tak dapat diturunkan karena masih dalam pemulihan cedera yang sudah membalutnya cukup lama.

Mantan pelatih Persib Bandung ini juga mengatakan tidak hadirnya suporter fanatik tuan rumah yang ada di tribune Selatan disebutnya juga memberikan pengaruh. “Kami tahu bahwa suporter adalah pemberi motivasi untuk tim. Apalagi main di kandang sendiri,” dia menambahkan.

Tribune sisi selatan Stadion Maguwoharjo sendiri kemarin terlihat kosong. Dari informasi yang ada, kelompok Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania melakukan boikot karena masalah internal dengan direksi PSS. Tidak heran jika di laga kemarin tidak terdengar aksi dan nyanyian pembakar semangat yang biasa didapat tim PSS dari suporter fanatiknya.

Sementara itu, kekalahan dari Borneo FC ini menjadi kekalahan kandang kedua bagi PSS sepanjang musim ini. Namun demikian, dari total 14 laga kandang, PSS baru dapat memenangkan empat laga saja dan delapan pertandingan lainnya berakhir imbang.

“Ada banyak pelajaran yang kami dapat di laga kali ini. Termasuk bagaimana pemain harus lebih sabar lagi dalam menyusun serangan dalam posisi sudah tertinggal. Kali ini banyak peluang emas yang terbuang karena terburu-buru,” kata pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro. Unsur ketidakberuntungan juga nampaknya hinggap pada PSS di laga kemarin malam.


Baca Juga :
- Sampai di Indonesia Nama Shin Taeyong Tidak Disebut Segamblang di Manila
- Daftar Pemain Timnas U-22 Indonesia yang Masih Bisa Dipakai untuk SEA Games 2021

Sundulan Jajang Sukmara dan tendangan Yevhen Bokhasvili hanya membentur mistar gawang. “Di laga berikutnya kami harus lebih baik untuk dapat mendapat poin penuh agar dapat menggapai 43 poin yang menjadi target agar ada di posisi aman untuk tetap bertahan di Liga 1,” ucap Seto lagi.  PSS saat ini masih ada di peringkat ketujuh dengan nilai 40.***SRI NUGROHO

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA