#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Wijnaldum Respons Rasialisme dengan Hattrick
21 November 2019 13:28 WIB
AMSTERDAM – Georginio Wijnaldum kembali membuktikan dirinya sangat vital bagi timnas Belanda. Gelandang 26 tahun itu menjadi bintang kemenangan Oranje saat menekuk Estonia, 5-0, dalam laga pamungkas kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup C di Stadion Johan Cryuff Arena, Selasa (19/11) malam.

Ia menyumbang hattrick (tiga gol) ke gawang Estonia. Dua gol Belanda lainnya dicetak bek Nathan Ake dan penyerang debutan, Myron Boadu. Torehan tersebut membuat Wijnaldum menjadi pemain terproduktif Belanda sepanjang babak kualifikasi. Pemain Liverpool FC ini mencetak delapan gol dalam tujuh penampilannya membela Oranje.

Laga versus Estonia juga dimanfaatkan Wijnaldum untuk melawan rasialisme dalam sepak bola. Ia dan gelandang Belanda, Frenkie De Jong, memperlihatkan perbedaan kulit mereka untuk merayakan gol pembuka di Amsterdam. Hal ini sebagai respons Wijnaldum atas insiden yang dialami Ahmad Mendes Moreira, akhir pekan lalu.


Baca Juga :
- Salah Melebihi Torres dan Suarez
- The Citizens Kerek Bendera Putih

Penyerang SBV Excelsior itu mengalami pelecehan dari fan FC Den Bosch sepanjang laga di Divisi Dua Belanda. Akibatnya, Moreira tidak mau melanjutkan bermain dan memilih keluar. Kejadian tersebut disesalkan para pelaku dan pemain sepak bola dari Negeri Kincir Angin tersebut, termasuk Wijnaldum.

“Gini (Wijnaldum) membahas masalah tersebut di ruang ganti. Dia memperlihatkan perhatiannya bahwa diskriminasi tidak boleh terjadi dalam sepak bola. Saya bangga dengan sikapnya itu,” ujar pelatih Belanda, Ronald Koeman.

Sebelumnya, Wijnaldum mengaku sangat terkejut diskriminasi terhadap pemain sampai terjadi di Belanda yang dikenal terbuka terhadap berbagai latar belakang seseorang. Gelandang 29 tahun tersebut mengaku tidak pernah menyangka hal negatif tersebut muncul di negaranya.

“Jujur, sangat mengejutkan dan saya bisa merasakan apa yang dialami Ahmad (Moreira). Sayangnya, itu telah terjadi di Belanda,” ujar Wijnaldum yang keturunan Afrika-Suriname itu kepada Liverpool Echo. “Ini problem serius yang harus dihadapi bersama dan perlu menjadi perhatian serius otoritas tertinggi.”

Dalam laga menjamu Estonia, Wijnaldum mendapat kehormatan menjadi kapten Belanda. Ia menggantikan peran bek sekaligus rekannya di Liverpool, Virgil Van Dijk yang absen. Hari itu kian spesial bagi Wijnaldum karena dirinya menjadi pemain pertama yang mampu mencetak hattrick untuk Belanda setelah Johan Neeskens melakukannya pada 1972 silam.*


Baca Juga :
- Performa Firmino Tak Maksimal Musim Ini
- Mo Salah Tumbangkan Jumlah Gol Luis Suarez di Liverpool

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA