#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Empat Bintang PSG Ini Paling Dibebani soal Gelar Liga Champions
21 November 2019 13:20 WIB
PARIS - Paris Saint-Germain (PSG) berambisi merebut trofi Liga Champions sejak Qatar Sports Investments (QSI) mengakuisisi klub tersebut pada 2011. Sejumlah pemain kelas bintang dan pelatih top dunia pun didatangkan.

Tetapi, pencapaian Les Parisiens tiga musim terakhir hanyalah 16 besar. Performa mereka jelas menurun karena empat musim sebelumnya PSG selalu menembus perempat final. Musim ini, bukan hanya pelatih Thomas Tuchel yang memikul beban berat untuk mewujudkan ambisi PSG. Paling tidak ada empat pemain yang juga merasa paling terbebani karena status kebintangan dan pengalaman mereka belum mampu membantu PSG mengangkat trofi Liga Champions.

Neymar Junior dibeli dari FC Barcelona dengan rekor transfer termahal, 222 juta euro, pada 2017. Namun, winger asal Brasil ini justru tenggelam di Liga Champions. Selain skill dan tekniknya, sang bintang juga pernah menjuarai Liga Champions 2014/15 bersama Barcelona. Karenanya, dia dituntut menunjukkan aksi terbaiknya musim ini untuk memenuhi ekspektasi. Apalagi, ini kemungkinan besar jadi musim terakhirnya di PSG.


Baca Juga :
- Winger Muda Ini Bisa Menyamai Ribery
- Dijuluki Ratu Pantai, Jagoan Freestyle Wanita Ini Bikin Neymar dan Ronaldinho Kesengsem

Bintang PSG lainnya yang membutuhkan kesuksesan di Liga Champions adalah Kylian Mbappe. Beban yang dipikul winger 20 tahun ini memang tidak seberat Neymar. Tapi, setelah membawa AS Monaco ke semifinal pada 2016/17 dan memenangi Piala Dunia 2018 bersama tim nasional Prancis, sukses di Liga Champions bersama PSG akan makin mengangkat reputasi Mbappe.

Angel Di Maria adalah bintang PSG lainnya yang punya kepentingan untuk meraih sukses di Liga Champions musim ini. Dia pernah jadi juara bersama Real Madrid CF pada 2013/14 dan bahkan menjadi man of the match di final. Kini, El Fideo harus jadi juara bersama Les Parisiens untuk menunjukkan kepindahannya ke Paris merupakan peningkatan karier. Tapi, tekanan terberat berlaku bagi bek tengah Thiago Silva. Pasalnya, dia adalah pemain pertama yang direkrut PSG di era QSI dan hingga saat ini belum juga berhasil membantu klub itu sukses di Liga Champions.

Kesempatan keempat bintang itu mengangkat trofi Liga Champions untuk PSG musim ini cukup terbuka. PSG menunjukkan performa sangat meyakinkan di fase grup. Les Parisiens bahkan telah memastikan lolos ke 16 besar setelah memenangi keempat laga pertama di Grup A.

Hasil ini menjadi lebih istimewa lagi karena satu dari keempat kemenangan PSG diraih dengan memukul Madrid 3-0 pada matchday 1 di Parc Des Princes 18 September lalu. Jika Les Parisiens kembali menang dalam pertemuan kedua dengan Los Blancos di Santiago Bernabeu, pekan depan, mereka akan dipastikan keluar sebagai juara grup.


Baca Juga :
- Man. United Harus Waspadai Rekor Mourinho Ini
- Juara, Bali United Main di Liga Champions, Laga Pertama 14 Januari 2020

Ini posisi yang sangat penting karena akan memperbesar peluang PSG mendapatkan lawan lebih ringan dalam undian di fase knock-out. Jika segala sesuatunya berjalan sesuai skenario, Les Parisiens berpeluang besar melangkah jauh di turnamen ini. Ini berbeda dengan musim-musim sebelumnya saat mereka selalu bertemu lawan-lawan berat di 16 besar dalam tiga musim terakhir, yakni Barcelona, Madrid, dan Manchester United.*RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA