#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Penggemar The Reds asal Timur Tengah Bisa Tenang Menonton Piala Dunia Klub 2019
21 November 2019 03:55 WIB
LIVERPOOL – Penggemar fanatik Liverpool FC asal Timur Tengah tidak perlu khawatir jika ingin menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga di Piala Dunia Klub 2019. Dengan status sebagai juara Liga Champions 2018/19, The Reds berhak turun di turnamen antaklub dunia buatan FIFA di Doha, Qatar, pada 11 hingga 21 Desember mendatang.

Sebelumnya, sekelompok fan The Reds khawatir tidak bisa menyaksikan Piala Dunia Klub edisi ke-16 ini. Terutama, suporter asal Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Bahrain. Perselisihan pemerintah keempat negara tersebut dengan Qatar ternyata berimbas hingga ke olahraga. Fan khawatir akan mengalami masalah jika tetap nekat ke Qatar.

Liverpool menjadi daya tarik bagi fan asal Timur Tengah karena keberadaan Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir, 27 tahun, itu telah menjadi bintang dan memiliki basis penggemar yang sangat besar di tanah Arab.


Baca Juga :
- Salah Melebihi Torres dan Suarez
- The Citizens Kerek Bendera Putih

“Sikap FIFA dalam partisipasi di sepak bola sudah jelas. Setiap individu, terlepas dari etnis, negara, atau asal sosialnya dapat bermain atau menghadiri pertandingan. Prinsip menyeluruh ini diterapkan pada semua turnamen. Untuk tiket, terdapat kebijakan yang dijual online  kepada setiap penggemar di seluruh dunia. Mereka bisa memanjakan hasrat yang menghibur dari tim idola tanpa ada pengaruh politik,” demikian pernyataan juru bicara FIFA.

Otoritas tertinggi dalam sepak bola itu menegaskan hak setiap orang untuk menyaksikan pertandingan. Itu berarti, fan Liverpool yang berasal dari Timur Tengah, bisa menonton di Qatar. “Menerapkan segala jenis filter atau kebijakan khusus untuk alasan geoplolitik yang berdampak diskriminatif tidak sejalan dengan misi kami,” FIFA, menambahkan.

Pernyataan itu jadi angin segar bagi setiap fan. Termasuk, sekelompok suporter Liverpool yang tergabung dalam komunitas Spirit of Shankly. Mereka memang khawatir jika ada penggemar yang akan bermasalah andai nekat mengunjungi Qatar. Kekhawatiran itu beralasan. Pasalnya, setiap negara punya aturan tersendiri.

Misalnya, Saudi menerapkan aturan bagi setiap warga yang pergi ke Qatar bakal mendapat sanksi. Itu berupa larangan ke luar negeri hingga tiga tahun dan denda 2.000 paun atau sekitar Rp36 juta. Sementara, Bahrain bakal menarik paspor warganya jika ada yang nekat ke Qatar.


Baca Juga :
- Performa Firmino Tak Maksimal Musim Ini
- PSSI Akan Panggil Tiga Klub yang Belum Melunasi Gaji Pemain

Bahkan, tidak ada penerbangan langsung dari keempat negara tersebut menuju Qatar. Meski, bisa diakali dengan mengambil risiko lewat negara tetangga seperti Oman atau Kuwait. Itu mengapa, kelompok fan lainnya, Suporter Sepak Bola Eropa (FSE) meminta FIFA agar Qatar tidak mencap paspor fan yang menyaksikan Piala Dunia Antarklub 2019. Agar, perjalanan mereka tidak terdeteksi negara asal hingga lepas dari sanksi.

Adel Koraim, fan Liverpool asal Kairo, Mesir, mengaku bakal dianggap tidak patriotik dari negaranya jika nekat ke Qatar. Namun, sosok yang bekerja sebagai dokter ini menilai, banyak rakyat Mesir yang tergoda untuk menyaksikan Salah yang dianggap sudah jadi pahlawan nasional.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA