#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Indonesia Bagi Kekuatan di Dua Turnamen, Guna Maksimalkan Potensi Poin Olimpiade
21 November 2019 18:45 WIB
JAKARTA – Pebulutangkis terbaik Indonesia akan disuguhkan oleh dua turnamen yang berdekatan di bulan Desember mendatang. Dua turnamen tersebut adalah SEA Games 2019 dan BWF World Tour Finals 2019. Untuk memaksimalkan dua turnamen tersebut, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, mengungkapkan bahwa Indonesia akan membagi kekuatannya.

Kedua ajang tersebut menjadi turnamen yang penting bagi pebulutangkis Indonesia. Pasalnya, SEA Games 2019 serta BWF World Tour Finals 2019, menjadi ajang penting untuk para atlet mengumpulkan poin kualifikasi Olimpiade 2020.

Oleh karena itu, karena keduanya sangat penting, PBSI menyiasatinya dengan membagi kekuatan Tim Bulutangkis Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Susy Susanti selaku Kabid Binpres PBSI.


Baca Juga :
- Tingkatkan Kebugaran Fisik Jadi Hal Utama yang Harus Diperhatikan Greysia/Apriyani
- Penampilan Ganda Campuran Kurang Memuaskan, PBSI Siap Evaluasi

“Ya ini kita nanti kan SEA Games ya, kemudian kita akan langsung sambung  ke BWF World Tour Finals. Jadi memang kita tidak mmenurunkan semua kekuatan kita SEA Games. Jadi kita bagi tugas saja, ada yang di SEA Games, ada yang di Finals,” ucap Susy.

“Di satu sisi, kita ingin mempertahankan perolehan medali emas kita di SEA Games. Kemarin kita dapat 2, dari Jojo dan beregu putra, dan kita ingin mempertahankan itu. Dan di satu sisi, World Tour Finals juga menjadi turnamen penting untuk akumulasi poin kualifikasi Olimpiade. Jadi, kita bagi kekuatan saja,” tambahnya.

Pembagian kekuatan tersebut, dicontohkan Susy seperti ini. “Contohnya seperti ini. Di SEA Games, Anthony (Sinisuka) Ginting masuk menggantikan Leo Rolly Carnando. Jadi sekarang bukan Daniel Marthin, melainkan Ginting yang masauk menggantikan Leo,” ucap Susy.

“Tapi, Ginting nanti hanya akan bermain di nomor beregu saja. Sama seperti Jojo, kedua atlet itu akan bermain di nomor beregu. Jadi skuat kita di beregu putra itu tunggalnya Ginting, Jojo dan Vito (Shesar Hiren Rhustavito), sementara gandanya ada Fajar/Rian dan Wahyu/Ade.”

“Di nomor perorangan, nanti ada Vito dan Firman (Abdul Kholik) yang akan tampil di tunggal putra. Ganda putra tetap sama. Jojo dan Ginting tidak main di perorangan karena kita langsung pulangkan, untuk persiapan jelang World Tour Finals,” jelas Susy.

BWF World Tour Finals 2019 sendiri akan digelar di Cina pada 11-15 Desember mendatang. Sementara cabor bulutangkis di SEA Games 2019 akan mulai dari 1 sampai 9 Desember. ***


Baca Juga :
- Ganda Putra Menyelamatkan Indonesia
- Hasil Lengkap Final BWF World Tour Finals 2019: Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar

 

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA