#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Dikunjungi Menpora, PB Perbakin Keluhkan Stok Peluru
21 November 2019 21:19 WIB
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali, memberikan kunjungan ke pelatnas olahraga menembak. Tujuan kunjungan dari Menpora Zainudin Amali adalah untuk memantau kesiapan atlet-atlet menembak jelang SEA Games 2019.

Ajang multievent terbesar se-Asia Tenggara, SEA Games 2019, hanya tinggal menghitung hari. Persiapan demi persiapan dilakukan oleh atlet-atlet yang akan berangkat ke Filipina.

Dan pada Kamis (21/11), Menpora Zainudin Amali mengunjungi pelatnas menembak yang digelar oleh Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (PB Perbakin). Dan Sekretaris Jenderal PB Perbakin, Fitrian Yudis, menceritakan kesulitan yang dihadapi oleh para atletnya itu.


Baca Juga :
- Kasus, 6 Pemain Timnas U-22 Singapura Bakal Kena Sanksi Berat
- Menpora Yakin Indonesia Bisa Bawa Pulang Medali Emas Sepak Bola SEA Games 2019

"Jadi kita kesulitan dari segi peluru, karena peluru kita itu impor," ucap Fitrian.

"Jadi peluru kita itu impor sesuai dengan regulasi, dan kebanyakan dari regulasi di kita perlakuannya hampir sama dengan yang biasa masuk. Jadi pajaknya besar. Mungkin kalau bisa dikurangi (pajaknya) dari pemerintah akan baik," tambahnya saat ditemui di Lapangan Tembak Senayan, Jalan Gelora, Senayan, Jakarta.


Baca Juga :
- Kontingen Indonesia Lewati Target Minimum, Begini Komentar Sesmenpora
- Dayung Sumbang Medali Emas dari Nomor Ganda Putri

Sebenarnya, Fitrian mengaku bahwa Indonesia memiliki beberapa produsen peluru yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan Pelatnas. Sayangnya, harga untuk peluru ini dikatakan terlalu mahal.

"Indonesia juga sebenarnya bisa bikin, tapi nilai ekonomisnya tinggi. Bisa sih murah, tapi kuantitas yang dipesan banyak. Nanti harganya bisa sama dengan yang di luar, tapi kan kita ga bituh kuantitas yang banyak. Kita juga ada perhitungannya. Jadi saya rasa kalau nilai ekonomisnya masuk akal, kami bisa pesan di Indonesia," Fitrian mengakhiri. ***

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA