#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Calon Investor Sudah Menyambangi Markas AS Roma
22 November 2019 11:15 WIB
ROMA – Rencana penjualan saham AS Roma dari James Pallotta kepada Dan Friedkin tampaknya bukan sekadar kabar burung. Pengusaha asal Texas itu diketahui sudah mengunjungi kantor pusat klub di via Tolstoj, bersama 20 stafnya, beberapa hari lalu. Mereka juga menyambangi studio Tonucci, firma hukum terkemuka di Roma, untuk berkonsultasi soal uji tuntas terkait neraca I Giallorossi.

Rencananya kelompok kecil itu akan tinggal di ibu kota hingga awal pekan nanti. Mereka ingin menyaksikan aksi skuat besutan Paulo Fonseca bertanding lawan Brescia Calcio, Minggu (24/11), secara langsung. Namun, ide tersebut dibatalkan karena menuruti saran orang kepercayaan Friedkin agar tidak muncul dulu di stadion.

Mungkin saja pria 54 tahun tersebut memonitor prestasi Edin Dzeko dan kawan-kawan dari jauh. Kemenangan dalam laga itu sangat penting bukan saja untuk tim yang mengejar gerbong ke Liga Champions. Tapi juga menentukan dari segi finansial.


Baca Juga :
- Turki Mengandung Kutukan bagi AS Roma
- Rencana Penjualan Roma Bocor

Berita simpang siur tentang pelepasan sejumlah saham ini menimbulkan tanda tanya di kalangan tifosi. Sebaliknya pelaku pasar saham merespons positif sehingga terjadi kenaikan signifikan harga saham Roma, +11,29 persen, Rabu (20/11). Animo berlebihan membuat otoritas bursa Milan menghentikan transaksi sejenak hingga didapat penjelasan dari klub.

Siang harinya, klub mengonfirmasi berita yang beredar di luaran. Mereka membenarkan adanya penjajakan investor yang ingin memiliki saham I Lupi.

“Sehubungan dengan permintaan Consob, soal kemungkinan akuisisi saham dari investor, AS Roma Spv Llc –pihak yang mengendalikan Roma secara tidak langsung melalui anak perusahaan Neep Roma Holding-membenarkan bahwa ada kontak awal dengan beberapa investor potensial yang memungkinkan mereka menilai peluang dari kemungkinan investasi,” demikian bunyi pernyataan dari klub yang bermarkas di Trigoria itu. Setelah suspend dibuka oleh otoritas bursa, nilai saham Roma malah melambung +16,6 persen dibanding perdagangan hari sebelumnya. Harga perlembar saham menjadi 0,589 euro (sekira Rp9.197), tertinggi sejak 2018.

Karena belum punya pengalaman, Friedkin akan masuk sebagai pemegang saham minoritas setelah menambah modal klub 150 juta euro, di mana  tenggat waktunya 31 Desember 2020. Dia bisa saja menambah porsi saham ketika menyuntikkan dana lebih besar.


Baca Juga :
- Roma Ingin Panen Keuntungan dari Tabungannya
- Cinta Florenzi dan AS Roma di Ujung Tanduk

Pallotta, yang tidak pernah menengok tim selama 526 hari itu, menaksir harga klub antara 800 juta euro-1 miliar euro. Untuk saat ini, pengusaha asal Boston tersebut ingin jadi pemegang saham pengendali dengan porsi minimal 51 persen. Sementara itu, Friedkin melihat harga pantas Roma adalah 600 juta euro plus 80 juta euro untuk pembangunan stadion anyar yang terletak di zona Tor di Valle.

Komunikasi keduanya akan ditengahi oleh Goldman Sachs. Diharapkan Friedkin memberi jawaban positif setelah lawatan ke Roma. Sebab Pallotta tak tahan lagi mendengar cacian tifosi terkait pelepasan ikon tim, Daniele De Rossi.* Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA