#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Saatnya Klub Seri A Meninjau Ulang Investasinya
22 November 2019 13:05 WIB
MILAN – Kompetisi Seri A hampir tiba di pertengahan. Klub-klub mulai bisa mengukur tingkat keberhasilan investasinya di mercato musim panas. Tentu saja tidak semua berjalan sesuai harapan. Ada segelintir yang secara mengejutkan bisa bersaing di tim besar.

Sebenarnya ada dua tokoh utama baru yang saat ini memperkuat tim nasional Italia asuhan Roberto Mancini. Stefano Sensi sudah tidak diragukan lagi menjadi pemain yang memperlihatkan peningkatan tajam dari segi prestasi dan harga. Gelandang itu diboyong dengan harga 25 juta euro (sekira Rp390 miliar). Nicolo Barella juga tak kalah mengesankan. Centrocampista itu didatangkan dari Cagliari Calcio setelah klub menggelontorkan 38 juta euro (belum termasuk bonus). Nilai kedua pemain sekarang mencapai 50 juta euro.

Selain kedua pemain itu, FC Internazionale sedang menikmati prestasi Romelu Lukaku. Tak sia-sia mereka mengeluarkan 65 juta euro (10 juta euro lagi untuk bonus) karena penyerang raksasa tersebut telah mengembalikan investasi mahal itu dengan sembilan gol di Seri A. Saat ini mungkin dibutuhkan minimal 70 juta euro untuk mengambil pemain Belgia itu dari Appiano Gentile.


Baca Juga :
- Ibrahimovic: Ronaldo Pemenang 5 Ballon d'Or Bukan Ronaldo Asli
- 5 Pemain Ini Bisa Dibeli Manchester United

Pertimbangan yang sama bagi Matthijs De Ligt. Bek yang dilego Ajax kepada Juventus FC dengan harga 75 juta euro. Dalam beberapa pertandingan pertama, dia menerima banyak kritik tapi seiring dengan membaiknya proses adaptasi, pemain itu unjuk gigi mengejar kualitas permainan seniornya. Nilainya mungkin menembus 100 juta euro kalau pemuda itu memperlihatkan kinerja apik berkelanjutan.

Situasi serupa dialami Theo Hernandez. Awalnya tak banyak yang menyadari potensi full-back bernilai 21 juta euro itu. Berkat ketekunan dan kegigihan di lapangan, eks pemain Real Madrid itu menjadi bintang di sayap kiri AC Milan. Harganya terkerek ke level 35 juta euro. Centrocampista Aljazair, Ismael Bennacer, juga membuktikan nilainya melebihi 16 juta euro, jumlah yang dibayar Milan kepada Empoli FC.

Di antara keuntungan dari sesi mercato musim panas lalu juga ada Aaron Ramsey. Juve merekrutnya tanpa sepeser uang pun. Sekarang bisa menikmati keuntungan 25 juta euro.

Untuk investasi yang berprospek kurang cerah, contohnya adalah Mario Balotelli. Brescia Calcio memulangkannya ke Italia dengan harapan bisa membuat mereka bertahan di Seri A. Tapi performanya ternyata tidak sesuai dengan gajinya yang sangat tinggi bagi klub promosi itu (tiga juta euro plus bonus).

Kembali ke Milanello, ada situasi lain, yaitu Rafael Leao yang dibeli di harga 35 juta euro. Setelah awal yang brilian, penyerang muda itu tersesat dalam krisis. Nilanya saat ini turun ke bawah 25 juta euro. Kekecewaan pelatih Stefano Pioli juga dirasakan ketika menyaksikan Ante Rebic. Striker yang dipinjam dua musim dengan kewajiban tebus 28 juta euro itu sulit bersaing.

Di Napoli, Presiden Aurelio De Laurentiis bisa puas dengan Giovanni Di Lorenzo. Tapi dia harus lebih berhati-hati dengan Hirving Lozano, pembelian paling mahal (45 juta euro). Penyerang internasional  Meksiko tersebut sampai sekarang masih memperlihatkan kinerja naik dan turun.


Baca Juga :
- Operasi Lancar, Khedira Menjauh dari Juventus Hingga Maret 2020
- Zlatan Ibrahimovic Mantap Kembali ke Italia, bersama

US Lecce punya pemain misterius, Romario Benzar, di sektor belakang.  Pemain tim nasional Rumania ini keluar dari rencana Fabio Liverano. Investasi 15 juta euro UC Sampdoria untuk menebus Gonzalo Maroni dari Boca Juniors, sepertinya terancam merugi. Gelandang 20 tahun itu berada di bawah standar.*Dari berbagai sumber

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA