#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Milan Menjemput Ibrahimovic
22 November 2019 16:30 WIB
MILAN – Kemungkinan reuni AC Milan dengan Zlatan Ibrahimovic ternyata bukan isapan jempol belaka. Manuver klub itu mulai tercium sejak Rabu (20/11), ketika superagen Mino Raiola diketahui berada di Kota Mode untuk berdiskusi dengan Chief Football Officer (CFO) Zvonimir Boban. Topik bahasan cukup banyak, tapi yang utama jelas soal potensi kembalinya penyerang eksentrik itu ke Milanello.

Ini perkembangan signifikan. Sebelumnya, Boban telah berkomunikasi via telepon dengan Ibra. Striker asal Swedia itu bilang, dia baru akan mengambil keputusan antara pertengahan atau akhir Desember. Jadi, sembari menunggu, sang direktur ingin menegosiasikan detail kontrak terlebih dulu bersama perwakilan pemain.

I Rossoneri berniat mengikat Ibra dalam kesepakatan berdurasi enam bulan mulai Januari, yang nantinya bisa diperpanjang satu musim lagi. Selama periode tersebut (18 bulan), mereka siap memberi bayaran total sekitar 6 juta euro (Rp93,7 miliar). Masalahnya, angka tersebut masih jauh di bawah permintaan Ibra sebesar 1 juta euro (Rp15,6 miliar) perbulan. Ini yang perlu diluruskan antara Boban dan Raiola dalam pertemuan mereka.


Baca Juga :
- Sektor Tengah Fondasi Permainan Milan
- Sampdoria Kembali Tampilkan Wajah Lama

Soal kualitas, Milan sama sekali tidak ragu. Zlatan memang sudah menginjak 38 tahun, tak lagi punya fisik sekuat dulu. Namun, dia menutupi hal tersebut dengan pengalaman dan kelas sebagai mesin gol.  Eks bintang Juventus FC dan FC Internazionale itu tahu bagaimana menjebol gawang lawan secara efektif, juga memiliki visi dan kemampuan dalam membuka ruang bagi rekan setim. Bersamanya, lini depan skuat Stefano Piolo diyakini bakal naik level.

Kemudian, Ibra juga dibekali mental juara. Ini faktor yang bisa dimanfaatkan untuk membantu perkembangan para pemain muda. Misalnya, Rafael Leao, striker bertalenta besar tapi belum matang dalam bersikap dan mengambil keputusan di lapangan. Pesepak bola yang baru berpisah dengan LA Galaxy tersebut bisa mengajarkan satu-dua trik, apalagi dirinya juga tidak asing dengan karakteristik sepak bola Italia.

Proses transformasi pengetahuan ini akan meluaskan solusi serangan pasukan Pioli. Di bawah bimbingan Ibra, Leao diyakini dapat merealisasikan potensinya sebagai striker bintang. Ini juga berlaku bagi darah muda lainnya, seperti Gianluigi Donnarumma, Leo Duarte, Theo Hernandez, sampai Ismael Bennacer, yang perlu belajar bagaimana cara menjadi pemain juara.


Baca Juga :
- Misi Melindungi Hegemoni
- Tidak Jadi ke Inter, Dzeko Kini Bisa Hentikan Laju Inter

Namun, kedatangan Ibra bisa memberi dampak bagi Krzysztof Piatek. Dengan performa inkonsisten seperti sekarang, dia sudah pasti bakal tersingkir oleh sang veteran. Jadi, rencananya, Milan ingin melepas striker asal Polandia itu sebagai pinjaman pada mercato Januari, demi mendapatkan menit reguler dan mengembalikan kepercayaan diri. Sementara Leao akan dipertahankan untuk menimba pengalaman dari penyerang yang piawai mencetak gol dengan tendangan taekwondo itu.

Semua ini adalah skenario yang disusun I Rossoneri, tapi keputusan tetap di tangan Ibrahimovic. Bagaimanapun, bukan cuma Milan yang menginginkan tanda tangannya saat ini. Masih ada beberapa klub dari Spanyol, ditambah Bologna FC dan SSC Napoli di Seri A. Ketika para peminat sudah mengajukan proposal masing-masing, barulah Operasi Ibra sesungguhnya dimulai.*** Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA