#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Pratinjau Pekan Keenam Liga Hansaplast TopSkor U-13 2019/20
Dalam Proses Pembinaan, Dibutuhkan Lebih dari Sekadar Kecerdasan dan Kecerdikan
23 November 2019 05:05 WIB
JAKARTA – Pelan tapi pasti, Garuda Muda Soccer Academy (GMSA) menyeruak ke papan atas Grup Skor Liga Hansaplast TopSkor U-13 2019/20. Tim asuhan Selamet Ardiyansyah tersebut bahkan berpeluang memuncaki klasemen sementara pada akhir pekan ini, dengan catatan menaklukkan ASIOP, Sabtu (23/11).

Mutiara dari Senayan, sebutan ASIOP, saat ini memuncaki klasemen Grup Skor dengan poin sempurna 12. Sedangkan GMSA membuntuti di peringkat kedua, dengan poin 10, hasil tiga kemenangan dan sekali imbang. Duel tim papan atas ini diyakini bakal sengit, menguras emosi, dan mempertontontkan kecerdasan.

Pasalnya, kedua tim memiliki cara atau tipikal permainan tak jauh berbeda: menyerang dan atraktif. Karenanya kecerdasan dua pelatih dalam memilih starter, merotasi pemain, dan mengembangkan taktik, ditambah kecerdikan pemain berkembang dalam situasi menegangkan, akan diuji sepanjang 2x25 menit.


Baca Juga :
- Profil Pemain Terbaik Liga TopSkor U-12: Fauzan Ingin seperti Sani Rizki
- Ulasan Pekan Kedua Grup Skor Liga TopSkor U-12

Selamet mengatakan, tak ingin membuang kesempatan untuk melanjutkan tren positif. Sekalipun lawan yang dihadapi adalah ASIOP, sang pemuncak klasemen, pemainnya diminta tak gentar. Selain telah mematangkan strategi, Selamet juga terus memantik motivasi setiap pemain lewat komunikasi massa.

“Kami akui ASIOP merupakan tim terbaik saat ini di Grup Skor. Namun dengan segala upaya, semangat, dan kedisiplinan berorganisasi bermain, saya optimistis bisa mencuri poin," kata Selamet. "Tidak ada strategi khusus, terpenting anak-anak percaya dengan kemampuan sendiri dan bekerja secara tim.”

Pelatih ASIOP Aulia Siregar, menekankan kepada anak asuhannya untuk terus berkembang ke arah positif. Menurutnya, menang dengan banyak gol bukanlah tujuan yang ingin dicapai. Sebaliknya, organisasi permainan tim harus menonjol, walau secara hasil kurang memuaskan.

“Keseimbangan yang ingin saya lihat dari anak-anak, dari pertandingan ke pertandingan. Saat menyerang dan bertahan harus sama baiknya. Soal menang kalah itu hanya hasil, bagian kecil dari proses mereka berkembang sebagai pemain masa depan,” kata Aulia melalui sambungan telepon, Jumat (22/11).


Baca Juga :
- PSIS Butuh Sembilan Poin Lagi untuk Lolos dari Ancaman Degradasi
- Liga TopSkor U-12: Semangat Berlatih Tanding 11 lawan 11

Pada pertandingan lainnya, Citereup Raya kudu berjuang tanpa kenal lelah untuk meraih kemenangan perdana musim ini. Setidaknya, kesempatan itu cukup terbuka pada pekan ini, karena akan berhadapan dengan sesama tim papan bawah, yakni Matador Mekarsari.

“Saya terus memompa motivasi anak-anak dalam setiap latihan. Secara umum saya melihat mereka terpacu untuk bermain lebih baik, paling tidak menunjukkan perkembangan dari segi pemahaman bermain. Semoga hasilnya akan lebih baik pada pekan dibanding pekan sebelumnya," kata Aziz.* Furqon Al Fauzi

loading...

BERITA TERKAIT

news
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA