#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Ancelotti Muak dengan Napoli
03 December 2019 10:05 WIB
NAPOLI – Habis sudah kesabaran Carlo Ancelotti. Berusaha menahan diri untuk tidak mengomentari konflik internal dalam tubuh klub, pelatih SSC Napoli itu akhirnya angkat bicara. Dia tampak sangat kecewa dan marah melihat I Partenopei kembali tumbang 1-2 oleh Bologna FC di Stadion San Paolo, Minggu (1/12)—kekalahan keempat di Seri A musim ini, enam laga beruntun tanpa kemenangan.

Jika biasanya Ancelotti bersedia mengambil tanggung jawab terhadap hasil buruk, kali ini dia melabrak para pemain tanpa ampun. Allenatore berusia 60 tahun itu muak melihat “drama” berlarut yang terjadi di San Paolo dan  ingin situasi negatif ini cepat berakhir. Dia tak habis pikir bagaimana tim yang mampu mengimbangi Liverpool FC di Liga Champions, beberapa hari sebelumnya, kesulitan menghadapi Bologna di kandang sendiri.

“Sekarang kami semua harus duduk bersama untuk mengevaluasi: kenapa periode buruk ini tak kunjung usai? Ini sudah berlangsung terlalu lama, tidak wajar,” kata Ancelotti. “Sesuatu jelas hilang dari permainan kami. Napoli tak lagi secemerlang dulu. Inilah persoalan yang harus kami temukan solusinya. Jika para pemain bisa membantu, akan sangat bagus. Jika tidak, saya akan cari sendiri.”


Baca Juga :
- Eriksen Menuju Seri A, Inter Harus Bergerak Cepat atau Berbelok ke Barcelona
- Barter Bagus! Inter-Napoli Rundingkan Pertukaran Allan-Vecino

Ancelotti tak percaya hasil buruk datang karena persoalan taktik. Biasanya, para pemain selalu mampu beradaptasi dan menampilkan performa apik, terlepas dari apapun skema yang diterapkan. Kali ini, kata sang pelatih, problem disebabkan oleh mental dan sikap pemain. Selama hal ini tak bisa dibenahi, Napoli akan terus menderita.

“Tiga hari lalu, kami bisa tampil bagus melawan Liverpool. Tapi sekarang, kemana determinasi itu pergi? Para pemain harus belajar mengambil tanggung jawab, saya tak bisa mengemban semuanya,” ujar Carletto. “Performa kami membuat tifosi kecewa, dan saya setuju dengan mereka. Saya harus lebih tegas agar persoalan ini segera selesai.”

Langkah yang diambil Ancelotti tak berbeda dengan apa yang dilakukan klub bulan lalu: mengadakan latihan tertutup (ritiro) selama beberapa hari. Jika sebelumnya dia membela “pemberontakan” pemain, sekarang Carlo sendiri yang berinisiatif mengumpulkan Lorenzo Insigne dan kawan-kawan. Bedanya, kali ini ritiro dilakukan atas persetujuan semua pihak.


Baca Juga :
- Insigne Bangunkan Napoli dari Mati Suri
- Parolo Sebut Napoli Beruntung, tapi Akui Gol Lorenzo Insgine Bagus

Para pemain akan tetap berlatih seperti biasa pada Selasa pagi, namun mulai esok harinya akan menginap di Castel Volturno sampai pertandingan melawan Udinese Calcio, Sabtu (7/12). Tecnico berharap bisa menemukan solusi bersama tim, baik dari segi taktik maupun personal. Tak ada gunanya mendapatkan formula permainan yang tepat tanpa didukung kekuatan mental.

Ketika Napoli masih berusaha bangkit, Bologna mampu memutus rangkaian negatif lewat kejutan di San Paolo. Tim asuhan Sinisa Mihajlovic sebelumnya gagal menang dalam empat pertandingan Seri A, tapi kini bisa bernapas lega. Semangat pantang menyerah, yang diperlihatkan sepanjang 90 menit, mampu membuat I Rossoblu membalas gol Fernando Llorente dengan aksi Andreas Skov Olsen dan Nicola Sansone.* Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA