#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Benedetto, Kunci Marseille Bersaing dengan PSG
03 December 2019 14:50 WIB
ANGERS – Olympique Marseille siap melanjutkan tren kemenangan saat tandang menghadapi Angers SCO pada pekan ke-16 Ligue 1 di Stade Raymond Kopa, Selasa (3/12). Pelatih Andre Villas Boas pun mengharapkan bantuan dari pemuncak klasemen Paris Saint Germain agar Les Pocheens bisa bertahan di peringkat kedua hingga akhir paruh pertama.

 

Sejak dua kekalahan beruntun dari PSG (0-4) di pekan ke-1 Ligue 1 dan AS Monaco (1-2) di Piala Liga Prancis, Marseille tidak pernah lagi menoleh ke belakang. Mereka melaju dengan memenangi keempat laga berikutnya. Termasuk lawan tim-tim tangguh seperti Lille OSC dan Olympique Lyon.


Baca Juga :
- Di Marzio: Juventus dan PSG Barter De Sciglio-Kurzawa
- Edinson Cavani Ingin ke Atletico

 

Hasil ini mengangkat Marseille ke peringkat kedua klasemen dengan 28 poin dari 15 pertandingan. Mereka terpaut lima poin dengan PSG yang bertengger di puncak dan baru memainkan 14 pertandingan. Les Pocheens juga hanya terpaut empat poin dengan Angers yang membuntuti di peringkat ketiga.

Karenanya, kemenangan di Stade Raymond Kopa akan sangat penting bagi Marseille demi melepaskan diri dari kuntitan Angers. Les Pocheens juga berkepentingan dengan kemenangan PSG lawan tim-tim papan atas seperti FC Nantes, Montpellier HSC, dan AS Saint-Etienne hingga jelang libur Natal. Sebab, hasil itu akan membuat posisi mereka di peringkat kedua lebih aman.

“Saya ingin kami bertahan di peringkat kedua selama mungkin. Artinya, kami harus memenangi laga-laga berikutnya hingga posisi kami lebih nyaman,” kata Villas-Boas. “Ada sejumlah rival kami yang akan bertemu PSG sebelum Natal. Itu bisa memberi kami peluang untuk menjaga jarak jika PSG melakukan tugas mereka dengan baik. Saya ingin kami tetap fokus dan menjalani pertandingan satu per satu.”

Membobol gawang lawan jadi kunci untuk meraih kemenangan dan itu adalah tugas utama Dario Benedetto. Sejauh ini, striker asal Argentina itu telah menjalankan tugasnya dengan cukup baik. Pemain yang direkrut dari Boca Juniors musim panas lalu ini telah menyumbangkan enam gol dalam 15 pertandingan di Ligue 1.

Torehan ini menjadikannya top scorer Marseille musim ini. Tapi, kiprah Benedetto tidak selalu berjalan mulus. Dia bahkan hanya mencetak dua gol dalam 10 pertandingan terakhir di Ligue 1. Meski begitu, Benedetto mengaku puas dengan musim debutnya di kompetisi elite Prancis itu sejauh ini.

“Seperti yang selalu saya bilang, seorang striker pastinya ingin mencetak gol dalam setiap pertandingan. Terkadang kita bisa melakukan itu, terkadang tidak. Bagaimana pun juga, yang terpenting adalah tim ini bisa meraih kemenangan. Kami meraih empat kemenangan beruntun. Saya harap kami bisa terus melangkah di jalur ini,” katanya.

Marseille belum bisa mengandalkan Florian Thauvin yang jadi top scorer di Ligue 1 musim lalu dengan 16 gol. Winger 26 tahun ini masih berkutat dengan cedera dan diprediksi baru akan pulih Februari tahun depan.


Baca Juga :
- Edan! Gaya Neymar Oper Bola dengan Bokong
- Arsenal Sepakat dengan Bek Kiri PSG Ini

Karenanya, Marseille membutuhkan gol-gol dari sumber lain seperti Dimitri Payet, Valere German, dan Nemanja Radonjic. Payet cukup bisa diandalkan dengan kontribusi empat gol dalam 11 laga. Tapi, performa German masih di bawah ekspektasi. Dia baru menyumbangkan dua gol dalam 14 pertandingan.

Radonjic menunjukkan penampilan yang lebih menjanjikan. Winger asal Serbia ini mampu mencetak dua gol meski hanya tiga kali dimainkan sebagai starter. Termasuk satu gol yang dibukukannya saat masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-1 Marseille atas Stade Brest akhir pekan lalu. Thauvin pun memuji pemain 23 tahun dengan menyebutnya “Cristiano Ronaldo dari Serbia.”* Rijal Alfurqon

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA