#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Udine Menyeramkan bagi Bologna
04 December 2019 16:25 WIB
UDINE – Bologna FC ingin memulai pertandingan babak keempat Piala Italia, Rabu (4/12) atau Kamis dini hari WIB, dengan penghormatan terhadap Francesco Janich. Bek sentral I Rossoblu di era 1961-1972 itu wafat, Senin kemarin. Kelolosan ke babak utama akan jadi hadiah yang berharga.

Keberhasilan membantai SSC Napoli, 2-1, di Seri A menjadi modal penting sebelum menemui Udinese Calcio, di Dacia Arena. Bologna ingin melanjutkan prestasi positif tersebut di ajang lain. Kembalinya Sinisa Mihajlovic memimpin latihan membuat para pemain lebih bersemangat.

Asisten pelatih Emilio De Leo mengungkapkan, “Perlu menghormati setiap kerja keras. Ada para pemain yang berlatih dengan baik sejak Juli dan kami akan mempertimbangkan semua kemungkinan untuk memberi posisi kepada semua pemain. Perlu memberikan kontinuitas prestasi, untuk menghormati pertandingan di Piala Italia dan hasil positif di Napoli.”


Baca Juga :
- Bertemu Fans Asal Cina, Buffon Bercanda Soal Virus Corona, Namun Justru Jadi Kontroversi
- Coppa Italia: Fabian Ruiz Menangkan Napoli di Giuseppe Meazza

Kandang Udinese Calcio tidak pernah bisa diruntuhkan Bologna sejak 5 Desember 2016. Tuan rumah membukukan empat kemenangan beruntun di Seri A.  Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bologna. “Menebus penampilan kami di sana boleh dibilang merupakan salah satu target tapi kami hanya melihat pada pertandingan terakhir. Jelas ada beberapa elemen lawan I Friulani yang mesti diatur dengan cara berbeda,” pria 41 tahun itu menambahkan.

Kemungkinan Mihajlovic akan melakukan sedikit perubahan komposisi dari tim yang tampil lawan Napoli. Federico Santander baru mengikuti latihan grup sesi sore kemarin, mustahil dimainkan. Mattia Destro berpeluang didapuk sebagai ujung tombak serangan kendati kondisinya belum 100 persen. Andreas Skov Olsen, Mattias Svanberg dan Nicola Sansone bertugas membantu serangan sekaligus menjadi lapisan pertama peredam gempuran lawan.

Kembalinya Gary Medel membuat para pelatih lega. Gelandang asal Cile tersebut memiliki fisik kokoh dan tak segan berkonfrontasi dengan pemain lawan ketika berusaha merebut bola. Kecepatannya sangat berguna dalam serangan balik.

Suasana penuh kecemasan terasa di Udine. Patron Giampaolo Pozzo bahkan memarahi para pemain yang menjalani pemusatan latihan tertutup. Dia kecewa berat menyaksikan reaksi tim dalam pertandingan lawan SS Lazio di mana kebobolan tiga gol dalam tempo 45 menit saja. Caretaker Luca Gotti yang dikontrak hingga akhir musim berisiko dipecat kalau sampai salah langkah lagi.

Le Zebrette dikritik tak punya karakter. Persepsi ini yang mesti diubah oleh Gotti dan anak buahnya. Penurunan performa Rodrigo De Paul menjadi sorotan. Namun, Direktur Teknik Pierpaolo Marino membela gelandang warga negara Argentina itu.

“Saya senang membicarakan salah satu problem tim. De Paul boleh dibilang seorang pemain hebat dan saya yakin sejalannya waktu, dia memberikan kontribusi sesuai dengan potensinya. De Paul bisa berfungsi ketika tim secara keseluruhan berputar,” ucap Marino.* Dari berbagai sumber

 

Perkiraan Pemain 

Udinese (3-5-2): 1 Musso; 50 Becao, 87 De Maio, 3 Samir; 19 Larsen, 38 Mandragora, 11 Walace, 10 De Paul, 4 Opoku; 30 Nestorovski, 91 Teodorczyk;

Pelatih : Luca Gotti

Cadangan : 88 Nicolas, 5 Troost-Ekong, 17 Nuytinck, 23 Pussetto, 6 Fofana, 15 Lasagna, 7 Okaka

 

Bologna (4-2-3-1): 1 Da Costa; 14 Tomiyasu, 4 Denswill, 23 Danilo, 11 Krejci; 30 Schouten, 5 Medel; 17 Skov Olsen, 32 Svanberg, 10 Sansone; 22 Destro;


Baca Juga :
- De Vrij: Coppa Italia Penting, Scudetto? Tak Ada Salahnya Bermimpi
- Terungkap! Bologna Sempat Ingin Datangkan Ibrahimovic Namun Gagal Karena ini

Pelatih : Sinisa Mihajlovic

Cadangan : 28 Skorupski, 15 M’baye, 6 Paz, 16 Poli, 31 Dzemaili, 24 Palacio, 7 Orsolini

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA