#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Napoli Ditolak Dua Pelatih
10 December 2019 11:48 WIB
NAPOLI – Presiden SSC Napoli, Aurelio De Laurentiis, sudah buntu. Dia ingin melihat tim bertahan di zona Liga Champions, faktanya bahkan kans ke Liga Europa pun lepas dari genggaman. Pasukan Carlo Ancelotti menjejak peringkat ketujuh Seri A mendekati akhir paruh pertama musim ini. Duel lawan KRC Genk, Selasa (10/12) atau Rabu dini hari WIB, bisa jadi pertaruhan terakhir tecnico 60 tahun tersebut.

Diiringi rasa pesimistis, patron klub mencoba mengontak beberapa pelatih. Kalau tim gagal melaju ke pedelapan final Liga Champions, suksesi langsung terjadi. Kabarnya dia menghubungi Luciano Spalletti dan Massimiliano Allegri untuk menawarkan peran sebagai juru taktik, tapi ditolak. Dia pun bergerak ke Gennaro Gattuso. Belum ada respons dari pembicaraan awal.

Tak menutup kemungkinan untuk mempertahankan Carletto di  kursinya demi alasan finansial. Pelatih tersebut menerima gaji empat juta euro (sekira Rp61,9 miliar) dan stafnya satu juta euro.


Baca Juga :
- Gattuso: Kita Harus Punya Racun
- Stop Press! Xavi Hernandez Latih Barca, Manajemen Akan Segera Beri Pengumuman Resmi

Kalau para penanggung jawab area teknik tersebut dipecat, konsekuensinya memberatkan neraca keuangan klub. I Partenopei harus tetap membayar gajinya meski kontrak diputus. Dengan kehadiran staf baru maka akan ada pengeluaran ekstra.

Jadi salah satu ide De Laurentiis mungkin tidak mengusik Ancelotti sampai akhir musim dan mencari solusi terbaik dari klausul yang ada di dalam kontrak pelatih, walaupun durasi kontrak selama tiga tahun. Jadi pada 31 Mei nanti, orang nomor satu Napoli itu menyelesaikan hubungan dengan pelatih tersebut dengan membayar 500 ribu euro.

Setelah urusan kontrak beres, De Laurentiis melanjutkan perburuan. Edoardo Reja dan Gian Piero Gasperini juga masuk radar, selain tiga nama di atas. Eks tecnico SS Lazio akan  hadir di San Paolo dalam duel lawan Genk, untuk bertemu mantan kapten Marek Hamsik, bukannya berbicara dengan produser film.

Namun, Reja membantah sudah dihubungi untuk membantu klub menyelesaikan krisis. “Tidak ada kontak dengan Napoli. Ini adalah periode luar biasa. Saya yakin Ancelotti tahu untuk mengeluarkan tim dari masalah, berkat pengetahuan dan pengalamannya,” dia menuturkan.

Ancelotti menanggapi isu pemecatannya dengan santai. “Bagi pelatih, koper selalu siap. Menurut saya wajar dibicarakan, setelah hasil negatif,” ucapnya.

Rahasia Terbongkar

Il Mattino membongkar rahasia di dalam ruang ganti selepas pertandingan lawan Salzburg. Saat itu tim mogok menjalani pemusatan latihan tertutup yang berbuntut pada denda besar kepada para pemain.


Baca Juga :
- Melawat ke Man. City Jadi Tes Sesungguhnya Everton bersama Ancelotti
- ADL: Masa Depan Napoli Cerah dengan Gattuso

Terjadi diskusi panas antara Wakil Presiden Napoli, Edoardo De Laurentiis, Direktur Olahraga Cristiano Giuntoli, Ancelotti dan beberapa pemain senior. Kapten Lorenzo Insigne berteriak, “Mari kita pergi, pulang ke rumah, tidak ada yang bisa dibahas laga di sini.” Dries Mertens yang pertama kali angkat kaki. Striker itu berkata kepada Giuntoli, “Anda tidak membantu kami, anda tidak melindung kami dengan presiden.”

Reaksi Allan lebih ekstrem. Gelandang itu nyaris terlibat baku hantam dengan putra De Laurentiis, tapi segera dicegah rekan-rekannya. “Uang 100 ribu euro, Anda dan ayah Anda dapat meletakkan di sini…,” ucapnya.* Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA