#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Buntut Keributan Final Piala AFF Futsal 2019, Asisten Pelatih Timnas Indonesia Didenda
11 December 2019 17:59 WIB
KUALA LUMPUR - Keributan dalam final Piala AFF Futsal 2019 antara Thailand melawan Indonesia berbuah denda buat dua orang. Mereka adalah asisten pelatih Timnas Futsal Indonesia, Dede Sulaeman, dan fisioterapis Timnas Futsal Thailand, Alexandre Anholeto.

Final pada 27 Oktober 2019 dalam Piala AFF Futsal di Ho Chi Minh, itu dimenangi Thailand dengan skor 5-0. Itu merupakan gelar juara ke-15 sepanjang sejarah Piala AFF Futsal digelar.

Ketegangan mencapai puncaknya pada menit-menit akhir babak kedua. Sejak awal pertandingan memang panas. Hal ini disebabkan gengsi kedua negara.


Baca Juga :
- Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021: Indonesia Tumbang dari Korea Selatan, Rajko Toroman Bilang Hal ini Jadi Faktor Utama
- Fisikalisasi di Timnas Era Shin Tae Yong, Pemain Tetap Berlari di Setiap Pergantian Bentuk Latihan

Banyak pelanggaran terjadi yang memancing emosi, baik pemain di lapangan maupun ofisial di bench. Puncaknya fisioterapis Timnas Futsal Thailand diusir wasit karena perilaku buruk.

Saat berjalan keluar melewati bench Indonesia, Alexandre Anholeto tampak berkata-kata kasar. Insiden itu memancing emosi skuat Indonesia. Dan, yang terekam paling emosional adalah asisten pelatih.

Maka Komdis AFC dalam sidang disiplin, beberapa hari lalu, memutuskan menjatuhkan hukuman denda buat dua orang tersebut. Dede Sulaeman didenda 3 ribu dolar AS atau sekitar Rp 40 juta.


Baca Juga :
- Rohit dan Toncip Siap Mematikan Pergerakan Makan Konate
- Laskar Joko Tingkir Tak Keder Dikelilingi Tim Top Jatim

Sedangkan Alexandre Anholeto kena denda 5 ribu dolar AS atau sekitar Rp 70 juta. Denda harus dibayar paling lambat 30 hari setelah keputusan. 

Piala AFF Futsal 2019 merupakan ajang kualifikasi Piala Asia Futsal 2020. Dari ASEAN jatahnya tiga negara. Indonesia termasuk di dalamnya, sebagai runner-up Piala AFF Futsal 2019.*Ari DP

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
news
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA