#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Gattuso Bertolak dengan Skema Ini
12 December 2019 11:38 WIB
NAPOLI – Palu sudah diketuk. Kemenangan telak SSC Napoli atas KRC Genk, 4-0, tak cukup untuk mengubah keputusan Aurelio De Laurentiis. Patron I Partenopei itu menggantikan Carlo Ancelotti, yang menghadiahkan tiket ke perdelapan final Liga Champions, dengan Gennaro Gattuso.

Harapan yang sempat diucapkan saat sesi jumpa pers pupus. “Semoga pertemuan dengan presiden berakhir positif karena saya ingin bertahan. Saya tidak ingin mengundurkan diri. Kami ingin mempertimbangkan dengan baik apa yang harus dilakukan dan mengambil keputusan paling tepat untuk kepentingan Napoli,” ujar Ancelotti.

Setelah De Laurentiis dan Ancelotti bertemu di hotel, pada 23.38, klub mengumumkan lewat Twitter, “Napoli akan melepaskan posisi Carlo Ancelotti dari tanggung jawab sebagai pelatih tim utama. Klub, Presiden Aurelio De Laurentiis dan Carlo Ancelotti akan tetap memiliki hubungan baik.”


Baca Juga :
- Begini Cara Mertens Rayakan Predikat Raja Gol Baru Napoli
- Setien Mengeluh, Napoli Memiliki Pertahanan Tembok

Dengan mendepak allenatore, De Laurentiis membenarkan sekelompok pemain yang mendorongnya mengambil keputusan ini. Tapi tepukan tangan dari tifosi kepada Ancelotti di San Paolo menandakan bahwa mereka tidak setuju. Di mixed zone, segelintir pemain: Kalidou Koulibaly, Piotr Zielinski, Kostas Manolas dan Arkadiusz Milik, pun menunjukkan dukungan kepada juru taktik. Ruang ganti penuh dengan tangisan. “Terima kasih mister atas dukungan yang Anda berikan kepada saya dan membuat saya berkembang sebagai pemain dan seorang pria. Saya doakan yang terbaik,” tulis striker asal Polandia itu di Instagram.

Gattuso harus segera mengambil alih latihan karena Sabtu nanti, I Partenopei ditunggu Parma Calcio di San Paolo. Mantan arsitek AC Milan itu akan dibantu oleh asisten Luigi Riccio, staf persiapan atletik Bruno Giovanni Dominici dan Dino Tenderini. Para pembantu lainnya masih perlu dipastikan: Massimo Innocenti, Francesco Sarlo, Marco Sangermani, Alfredo Magni dan Giorgio Bianchi.

Siapapun yang mendefinisikan Rino hanya sebagai tukang teriak dan pemberi motivasi, berarti tidak memperhatikan perkembangan pria 41 tahun tersebut. Grafik kinerjanya berada di posisi tertinggi ketika menangani Milan.

Gattuso tahu bagaimana membangkitkan tim dengan formasi 4-3-3. Tidak ada perubahan signifikan di lini bertahan, di mana mungkin akan melibatkan Elseid Hysaj. Sementara di barisan tengah mungkin mengandalkan seorang mezzala berkualitas: Fabian Ruiz atau Eljif Elmas. Allan memiliki bahasa yang sama seperti Rino di lapangan, mungkin menjadi acuan. Di sektor depan akan ada dua penyerang murni dan seorang pemain yang siap membantu, dengan begini Zielinski mungkin bisa main lebih dekat dengan sahabatnya Milik. Hirving Lozano dapat lebih bebas main di depan.


Baca Juga :
- Barcelona Berbahaya, Sis-sia Jaga Messi, Gattuso Ingin Napoli Tak Kenal Takut
- Setien Mengharapkan Tantangan yang Sulit dari Napoli

Akan ada dua laga sebelum jeda Natal, melawan Parma dan UC Sassuolo. Itu adalah kesempatan untuk bangkit dan memahami apa yang harus dilakukan dalam mercato Januari. Pastinya Gattuso butuh seorang pemain di sayap kiri dan pusat untuk melindungi tim.

 Nama yang dipikirkan oleh Direktur Olahraga Cristiano Giuntoli adalah bek kiri Benfica, Alex Grimaldo, dan gelandang Genk, Sander Berge. Kemudian juga tergantung dari situasi para pemain dengan kontraknya yang akan jatuh tempo, seperti Jose Callejon dan Dries Mertens.* Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA