#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Ini Formasi 11 Pemain Terbaik SEA Games 2019, Timnas U22 Indonesia Kirim 3 Pemain
13 December 2019 08:51 WIB
JAKARTA - SEA Games edisi ke-30 telah berakhir. Vietnam keluar sebagai juara setelah mengalahkan Indonesia 3-0 di final. 

Turnamen ini menegaskan status Vietnam sebagai nomor 1 di ASEAN mengambil medali emas dari Malaysia dan Thailand untuk pertama kalinya dalam hampir tiga dekade. Sementara timnas U22 Indonesia menghidupkan kembali harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Sebanyak 4 pemain Vietnam dan 3 pemain timnas Indonesia U22 terpilih dalam skuat 11 pemain terbaik SEA Games 2019 di Filipina. Berikut susunannya.


Baca Juga :
- Liga 1 2020 Dua Wilayah? Ini Tanggapan Klub
- Liga TopSkor U-16: Grande Partita di Gunung Sindur

KIPER
Sann Satt Naing (Myanmar)

Dia kiper yang konsisten. Dalam Asian Games keduanya yang kedua kalinya, Sann Satt Naing dari Myanmar tidak mencatatkan clean sheet. Tapi kiper berusia 22 tahun ini berperan penting dalam membawa negaranya ke babak sistem gugur kompetisi.

BEK
Doan Van Hau (Vietnam)

Bek kiri 20 tahun adalah bintang laga final. Dia tidak hanya menjaga pergerakan pemain sayap Indonesia. Tetapi juga mencetak dua gol untuk Vietnam yang meraih medali emas pertama di SEA Games. 

Doan Van Hau mungkin sedang berjuang untuk menemukan jalannya ke tim utama di klub Eredivisie Belanda yang baru, SC Heerenveen. Tetapi dengan tampil cemerlang di SEA Games telah membuktikan sekali lagi bahwa ia adalah salah satu bek terbaik saat ini di Asia Tenggara.

Amani Aguinaldo (Filipina)
Tuan rumah Filipina akhirnya kehilangan tempat di babak sistem gugur dengan selisih tipis ke Kamboja. Tetapi satu pemain yang menonjol yakni bek Amani Aguinaldo. Salah satu dari dua pemain yang bermain lebih lama dalam tim bersama dengan kapten Stephan Schrock, Aguinaldo mencetak hattrick melawan Timor-Leste pada pertandingan terakhir di babak grup.

Asnawi Bahar (Indonesia)
Asnawi Bahar memulai turnamen sebagai gelandang bertahan. Kemudian digeser oleh pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri ke bek kanan di mana ia unggul. Kegemarannya untuk maju acap merepotkan pertahanan lawan. Kombinasinya dengan Egy Maulana dan Saddil Ramdani telah diperhitungkan.

TENGAH
Sieng Chanthea (Kamboja)
Wonderkid Kamboja berusia 17 tahun menulis namanya ke dalam buku sejarah. Dia mencetak gol tercepat dalam sejarah SEA Games yang berusia 60 tahun. Sieng Chanthea bergerak dari sayap. Berperan mengantar Kamboja ke semifinal. Pada akhirnya, Kamboja harus pulang dengan tangan kosong.

Do Hung Dung (Vietnam)
Gelandang Hanoi FC berusia 26 tahun ini salah satu dari dua pemain yang berusia lebih tua yang dipilih Park Hang-seo untuk SEA Games 2019. Do Hung Dung bermain di lini tengah dengan suasana ketenangan di antara rekan-rekan setimnya yang lebih muda. Hung Dung, yang juga diberi tanggung jawab tambahan sebagai kapten setelah Nguyen Quang Hai cedera. Dia mencetak gol kedua dalam kemenangan 3-0 atas Indonesia di final di Rizal Memorial Stadium di Manila.

Myat Kaung Khant (Myanmar)
Gelandang berusia 19 tahun Myanmar telah menarik perhatian. Dia seorang gelandang dengan kaki kiri mematikan. Myat Kaung Khant membutikannya dengan tendangan bebas brilian melawan Kamboja untuk mengamankan medali perunggu di SEA Games ke-30.

Saddil Ramdani (Indonesia)
Saddil Ramdani adalah gangguan bagi pertahanan lawan sepanjang SEA Games. Dia bergerak dari sisi kiri dan acap memanjakan rekan setim dengan umpan akuratnya. 

Pemain sayap FA Pahang juga mencetak dua gol di babak grup turnamen membawa skuat Indra Sjafri ke babak sistem gugur. Dia bagian dari skuad Indonesia yang memenangkan perunggu di SEA Games 2017 di Malaysia serta urutan ketiga  AFF U19 pada 2017 dan 2018.

DEPAN
Osvaldo Haay (Indonesia)
Penyerang Persebaya Surabaya ini hanya memiliki tiga gol dalam 25 laga untuk tim nasional Indonesia U-23 sebelum terbang ke Filipina. Tapi Osvaldo Haay terbakar di SEA Games 2019. Dia merangkai 8 gol dalam tujuh pertandingan. 


Baca Juga :
- Preview Liga TopSkor Transtama U-15: Papan Tengah Memanas
- Dua Pemain Muda Indonesia Direkrut Tim Spanyol

Ha Duc Chinh (Vietnam)
Dia berbagi gelar sebagai pencetak gol terbanyak bersama Osvaldo Haay. Ha Duc Chinh juga mencetak delapan gol untuk memimpin bangsanya meraih medali emas pertama di SEA Games. Penyerang SHB Da Nang mencetak  dua hattricks selama turnamen. Dengan tampilan yang solid di SEA Games, Duc Chinh dapat tampil secara utama dalam rencana Park Hang-seo untuk Kejuaraan AFC U23 2020 di Thailand serta tim senior Vietnam untuk Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022.

Nguyen Tien Linh (Vietnam)
Nguyen Tien tampil brilian selama 2019. Dia roda penggerak di Vietnam U-22 dan tim nasional senior. Dia mencetak dua gol pada September ketika Vietnam U-22 mengalahkan Cina racikan Guus Hiddink 2-0 dalam pertandingan persahabatan sebelum mencetak gol kemenangan atas Indonesia dan Uni Emirat Arab di Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 masing-masing pada Oktober dan November.*
 

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA