#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Allan Dimusuhi De Laurentiis, Dibela Gattuso
14 December 2019 13:16 WIB
NAPOLI – Arsitek anyar SSC Napoli, Gennaro Gattuso, tidak suka melihat ketegangan antara klub dan tim yang berlangsung sejak 40 hari silam. Oleh karena itu, dia mengundang Presiden Aurelio De Laurentiis pada hari keduanya bekerja di Castel Volturno. Prinsipnya pelatih boleh saja berganti, tapi tanpa ketenangan sebuah tim tak akan mendapat hasil positif.

Tecnico itu ingin menjembatani antara kedua pihak yang bertikai. Beberapa hari lalu, dia menegaskan akan berbicara dengan bosnya terkait denda yang dijatuhkan kepada para pemain.

Kemarin pelatih yang akrab disapa Rino itu kembali menguji skema 4-3-3 yang akan diterapkan ujian perdananya, lawan Parma Calcio di San Paolo, Sabtu (14/12) atau Minggu dini hari WIB. Sejauh ini statistik tuan rumah kurang bagus. Mereka tidak menang di kandang tiga laga beruntun. Tapi ada sedikit asa, karena I Partenopei memborong dua kemenangan kala menjamu Parma.


Baca Juga :
- Ancaman dari Sayap Kiri Milan
- Lini Tengah I Nerazzurri Lebih Garang daripada Juve

Allan menjadi musuh utama De Laurentiis beberapa pekan terakhir. Dia dianggap kepala pemberontak sehingga dijatuhi denda cukup tinggi dibandingkan rekan-rekannya. Situasi itu tak pelak membuat gelandang asal Brasil itu sangat marah.

Gattuso ingin mengubah amarah Allan menjadi semangat di lapangan. Dia tahu centrocampista 28 tahun itu memiliki kinerja mumpuni kendati sulit mengendalikan emosi. Di samping itu, pemilik kostum nomor lima tersebut mengingatkan kepada dirinya kala masih aktif di lapangan.

Allan selalu berusaha sekuat tenaga mengejar lawan, tapi pada saat yang sama juga tahu bagaimana menerapkan permainan dan memberikan irama. Gattuso mengajaknya berdialog serius dan mengutarakan apa yang diinginkan dari playmaker dalam fase bertahan maupun menyerang.

Selebihnya versi pertama Allan bersama Carlo Ancelotti adalah yang paling menarik. Pada 2018, dia mendominasi di tengah lapangan melawan Liverpool dan Paris Saint-Germain, bahkan sempat dibandingkan dengan Rino. Dia akan diturunkan sejajar dengan Piotr Zielinski dan Fabian Ruiz.

Lorenzo Insigne yang ditepikan Carletto dalam beberapa laga terakhir, juga dikembalikan ke tim inti. Winger mungil tersebut ditandemkan dengan Jose Callejon untuk menyokong pergerakan striker sentral. Pelatih menunggu perkembangan kondisi Arkadiusz Milik. Seandainya pemain internasional Polandia itu tak sampai 100 persen, maka kemungkinan Fernando Llorente yang dipasang.

“Gennaro tiba dengan keinginan besar untuk menolong kami. Semoga dalam pertandingan lawan Parma, kita melihat lagi Napoli yang hebat dan semua tifosi gembira. Kami harus siap bertanding melawan siapapun. Sekarang harus fokus pada Parma, laga paling penting,” ujar Llorente.

I Gialloblu berharap magis laga tandang masih ada kali ini. Terakhir, mereka membukukan 1 kemenangan dan 3 seri.

Pelatih Roberto D’Aversa menuntut antuasisme dari anak buahnya. “Kami harus berangkat ke Napoli dengan pikiran kebobolan sesedikit mungkin dan menerapkan pertandingan indah. Saya yakin mereka akan memainkan skema 4-3-3. Insigne akan tampil, sedikit keraguan di kanan lawan. Saya tahu bagaimana kerja Gattuso di masa lalu,” ucapnya.* Dari berbagai sumber 

 

Perkiraan pemain :


Baca Juga :
- Ini Periode Mematikan Lazio
- Dengan Mesin Diesel Ini, Napoli Siap Tenggelamkan Torino

Napoli (4-3-3): 1 Meret; 22 Di Lorenzo, 44 Manolas, 26 Koulibaly, 6 Mario Rui; 8 Fabian Ruiz, 5 Allan, 20 Zielinski; 7 Callejon, 99 Miliki, 24 Insigne;
Pelatih : Gennaro Gattuso
Cadangan : 25 Ospina, 23 Hysaj, 13 Luperto, 12 Elmas, 14 Mertens, 34 Younes, 11 Lozano

Parma (4-3-3): 1 Sepe; 36 Darmian, 2 Iacoponi, 22 Alves, 28 Gagliolo; 10 Hernani, 15 Brugman, 17 Barilla; 44 Kulusevski, 11 Cornelius, 27 Gervinho;
Pelatih : Roberto D’Aversa
Cadangan : 34 Colombi, 3 Dermaku, 97 Pezzella, 8 Grassi, 23 Camara, 93 Sprocati, 88 Adorante
 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA