#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Ancelotti Berterima Kasih meski Diberhentikan Napoli di Tengah Jalan
14 December 2019 12:31 WIB
NAPOLI – Setelah menenangkan diri pasca diberhentikan SSC Napoli, akhirnya Carlo Ancelotti angkat bicara. Pelatih senior tersebut menunjukkan sikap sportif. Dia tidak menyerang keputusan patron Aurelio De Laurentiis.

“Secara pribadi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada klub, pegawai, para pemain, staf dan presiden atas kesempatan menjalani sebuah pengalaman tak terlupakan di kota yang indah seperti Napoli. Forza Napoli selamanya,” dia berkicau di Twitter.

Sebenarnya berat bagi Ancelotti meninggalkan proyek yang dijalankannya sejak 18 bulan silam. Pada pertemuan di Hotel Vesuvio, selepas memastikan kelolosan tim ke perdelapan final Liga Champions, pria 60 tahun berkali-kali menanyakan, “Anda yakin?” Dia seolah meminta tambahan waktu untuk memperbaiki skuatnya.


Baca Juga :
- Arsenal Siap Tebus Mahal Bek Barcelona Ini
- Setien Mengeluh, Napoli Memiliki Pertahanan Tembok

Namun, De Laurentiis sosok yang teguh pada pendirian apalagi menyangkut prestasi I Partenopei. Meski untuk memuluskan rencananya, dia setuju membayar sisa gaji pelatih dan stafnya.

“Ancelotti mengikuti kami hingga sekarang. Kami tetap bersahabat dan hubungan kami jelas. Sungguh disayangkan antara saya dan Ancelotti ada beberapa konflik. Kami adalah orang-orang yang menumbuhkan sebuah impian, kami terbangun segera dan saya dengan tanggung jawab besar tidak mau merusak torehan kemenangannya yang luar biasa. Saya berusaha menyelamatkannya dan mengatakan, ‘Carlo, tiba saatnya kita berpisah’,” De Laurentiis mengungkapkan.

Pengusaha tersebut makin tidak sreg dengan Ancelotti sejak pertemuan Rabu (4/12), di Roma. Pada saat itu, dia ingin melihat dulu hasil duel lawan Udinese Calcio, yang di atas kertas terlihat mudah. Tapi malang tak bisa ditolak karena Kostas Manolas dan kawan-kawan kembali kehilangan peluang meraup poin penuh. Mereka berbagi skor 1-1.

Terlanjur kecewa, De Laurentiis pun mulai menyeleksi kandidat pelatih baru. Dia menelepon beberapa tecnico untuk mengambil alih tim. Gian Piero Gasperini adalah sosok yang diidamkannya. Bahkan mempertimbangkan untuk membajak pelatih  Atalanta BC itu, dengan membayar klausul pemutusan kontrak 750 ribu (sekira Rp11,7 miliar).

Namun, upaya itu mustahil dilakukan sekarang karena Gasperini sedang menikmati keajaiban bersama La Dea. De Laurentiis tidak mau menunggu hingga akhir musim karena situasinya darurat. Pilihan pun jatuh ke Gennaro Gattuso, salah satu murid kesayangan Ancelotti.


Baca Juga :
- Barcelona Berbahaya, Sis-sia Jaga Messi, Gattuso Ingin Napoli Tak Kenal Takut
- Setien Mengharapkan Tantangan yang Sulit dari Napoli

Striker jangkung Fernando Llorente mengutarakan kesedihan terhadap perpisahan. “Serangkaian episode menempatkan kami dalam situasi seperti ini. Saya sedih untuk Ancelotti dan stafnya karena mereka orang hebat dan sangat profesional. Sekarang kami harus maju. Dengan segala hormat, kami juga perlu membicarakan Gattuso karena dia adalah pelatih kami sekaranga,” katanya.

Ancelotti tampaknya tidak akan menganggur lama sebab Arsenal dan Everton berancang-ancang mendekatinya. Menurut laporan Mirror, The Gunners sudah melakukan wawancara dengan juru taktik itu. Sedangkan The Toffees sedang memantau situasi sebelum memulai negosiasi.* Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA