#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
news
Cepat Rilis Mobil Jadi Strategi Ferrari Jelang F1 2020
14 December 2019 11:14 WIB
MARANELLO – Scuderia Ferrari Mission Winnow mengonfirmasi bakal memperkenalkan mobil Formula 1 (F1) 2020 lebih cepat dibandingkan yang lain. Rencananya, tim yang berbasis di Maranello, Italia itu akan merilisnya pada 11 Februari atau delapan hari sebelum tes pertama musim dingin.

Prinsipal Ferrari Mattia Binotto mengatakan, alasan mengapa timnya merilis mobil lebih cepat karena ingin punya waktu lebih banyak dalam melakukan perbaikan. Terutama untuk memastikan tes pramusim di Sirkuit Barcelona, Katalunya, 19 Februari mendatang, berjalan sesuai rencana. 

“Memang lebih cepat dari biasanya, mungkin yang pertama. Alasannya, kami ingin melihat homologasi dyno sebelum berangkat ke Barcelona. Kami sengaja membuat keputusan itu juga karena ingin fokus berdiskusi dengan seluruh tim sebelum tes dimulai,” kata Binotto seperti dilansir Motorsport.com.


Baca Juga :
- Komentar Petinggi F1 Mengenai Peningkatan Jumlah Penonton di Musim 2019
- Rapot Formula 1 Musim 2019: Ada Sedikit Kenaikan dari Segi Penonton

Merilis mobil lebih awal diakui Ferrari sebagai bagian dari rencana pengembangan Ferrari. Hal ini diyakini bakal membuat mereka lebih siap dalam menghadapi persaingan, musim depan. Ferrari tak ingin membuat kesalahan karena ingin memperebutkan gelar yang terakhir diraih di F1 2008.

“Kami tak akan jadi favorit juara, 2020, melainkan Mercedes karena mereka adalah juara musim ini. Bahkan, berhasil mengumpulkan enam gelar dalam enam tahun terakhir dan itu karena mereka punya mobil yang cepat hingga akhir. Kami ingin jadi penantang gelar, musim depan,” kata Binotto.

Tahun depan, Binotto juga mempersilakan Sebastian Vettel dan Charles Leclerc untuk bersaing secara sehat demi memenangkan gelar. Namun, ia menekankan, mereka tak boleh merugikan tim seperti tahun ini. Salah satu yang paling diingat insiden di Grand Prix (GP) Brasil, 17 November lalu.

“Pembalap bebas mempertarungkan gelar. Tapi, kami punya satu permintaan, di mana tim adalah prioritas. Sebastian dan Charles bisa bersaing, setidaknya pada beberapa lomba di awal musim. Semua orang bisa mendapatkan posisi terbaik untuk mereka sendiri dan itu cukup adil,” kata Binotto.

Hubungan antara Vettel dan Leclerc memang menarik diperbincangkan karena terlihat baik di luar trek namun panas di dalam trek. Binotto menegaskan, keduanya berkomitmen mengutamakan tim, tahun depan, karena prinsipnya tak ada yang mendapat perlakukan lebih spesial dalam F1 2020.

“Seb dan Charles berada di level tertinggi untuk menyambut musim baru. Tapi, mereka harus sadar, tak ada siapa pun yang memiliki tingkatan lebih tinggi kecuali tim. Insiden di Brasil tak bisa diterima. Tapi, jika di pertengahan musim, salah satu dari mereka di posisi lebih baik, lain cerita,” kata Binotto.

Ferrari dikenal sebagai tim yang paling sering melakukan team order. Tak menutup kemungkinan, tahun depan, hal itu kembali mereka lakukan. “Kenapa Seb dan Charles harus mengikuti instruksi? Karena mereka berlomba untuk tim. Tapi, kami juga harus memberi arahan tepat,” ujarnya.


Baca Juga :
- Legenda F1: Gaya Balap Verstappen di GP Meksiko Tak Layak
- Hamilton: Vettel Bisa Lahirkan Bencana di Lap Pertama GP Meksiko

Soal isu pemecatan Vettel dan digantikan Lewis Hamilton, dibantah oleh Binotto. Ferarri masih yakin dengan kemampuan pembala asal Jerman itu. “Lewis pembalap fantastis tapi Seb telah memperlihatkan kecepatan yang baik pada paruh kedua musim. Seb bagian penting Ferrari,” ia menuturkan.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA