#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Arena Darah Muda di Mestalla
14 December 2019 18:27 WIB
VALENCIABigmatch tersaji pada penutup jornada 17 LaLiga 2019/20, yakni Valencia CF menjamu Real Madrid, Minggu (15/12) atau Senin dini hari WIB. Lain dari biasanya, duel antar dua raksasa Spanyol kali ini akan menyuguhkan kekayaan pemain untuk masa depan. Stadion Mestalla akan menjadi arena pertarungan para pemuda yang menyesaki skuat kedua tim.

Valencia memiliki Carlos Soler (22 tahun), Mouchtar Diakhaby (22), Maxi Gomez (23), Manu Vallejo (22), Kang-in Lee (18) dan Ferran Torres (19). Sementara di Madrid ada Fede Valverde (21), Eder Militao (21), Luka Jovic (21), Marco Asensio (23), Vinicius Junior (19), dan Rodrygo Goes (18). Meskipun, beberapa dari mereka ada yang belum regular tampil.

Pelatih Albert Celades ataupun Zinedine Zidane memang tak menjanjikan siapa yang nantinya akan diandalkan sejak awal laga nanti. Namun ada dua (masing-masing satu dari tiap klub) yang hampir pasti turun, menjadi salah satu fokus utama laga, dan perannya krusial menentukan hasil akhir. Mereka adalah Ferran di kubu tuan rumah dan Rodrygo pada tamunya.


Baca Juga :
- Sergio Ramos Catat Rekor, Kantongi 4 Kartu Merah
- Casemiro Yakin Real Madrid dapat Memutar Balikan Keadaan di Etihad

Kedua pemain yang berposisi penyerang sayap (bisa di kiri ataupun kanan) itu memang sedang melejit performanya belakangan ini. Masing-masing sama jadi bintang utama, seolah menutupi sinar dari punggawa lain di tim yang meski lebih senior. Tapi jika dilihat asal usul keduanya ada perbedaan sebab Ferran adalah produk asli dari akademi klubnya.

Sebelum “meledak” musim ini, winger kelahiran 29 Februari ini sejatinya telah dipromosikan dari Valencia B sejak Januari 2018 saat dilatih Marcelino Garcia Toral. Namun kini perannya kian terasa vital bersama Celades sebab produktivitasnya mampu tersalurkan dengan baik. Meski di atas kertas ia masih main di posisi sama; sayap pada pola 4-4-2.

Ferran telah mencetak empat gol dan tiga assist musim ini. Semua gol dan dua assist terjadi dua bulan terakhir. Sejak awal November atau pada tujuh pertandingan terakhir timnya, ia hanya absen dua laga tak mencetak gol atau assist. Beruntun LOSC Lille (gol), Granada CF (gol), Villarreal CF (gol), Levante UD (gol-assist) dan AFC Ajax (assist) jadi korbannya.

Di kubu lawannya, Rodrygo membela Madrid setelah didatangkan dari Santos FC pada musim panas lalu dengan biaya 45 juta euro (sekitar Rp719 miliar). Meski awalnya sempat hanya disertakan ke tim muda (Madrid Castilla), perlahan ia bisa merebut posisi di starting 11 setelah sukses meyakinkan Zidane saat diberikan peluang tampil.

Penampilan penyerang asal Brasil ini begitu meluap-luap, jadi juru gedor dan turut berkontribusi pada gol. Tujuh gol dan dua assist sudah dicetaknya di 2019/20 dan hanya satu gol yang bukan diciptakan untuk Los Merengues, julukan Madrid (saat di Castilla). Ia lebih subur sebab bermain sebagai penyerang (kanan), menggeser Vinicius dan Gareth Bale.

Kondisi Klub

Sementara itu melihat kondisi klub, keduanya juga memiliki kesamaan yakni berhasil bangkit setelah mengawali musim dengan kurang baik. Hasil manis perlahan bisa dicapai baik di LaLiga ataupun Liga Champions, dan menyambut duel dengan sama berbekal tiga kemenangan. Meski begitu di sisi tim tamu sedikit mengganjal sebab punya masalah.

Los Merengues membawa dua keraguan besar perihal bek kiri dan gelandang bertahannya lawan Los Che. Yang pertama, Madrid memang tak memiliki stok sebab cedera Marcelo Vieira harus disusul kartu merah Ferland Mendy di laga sebelumnya. Zidane pun harus menentukana apakah akan menggeser posisi Militao atau Nacho Fernandez.


Baca Juga :
- Real Madrid Dinilai Ceroboh Jual Theo Hernandez ke AC Milan
- Zidane Refleksi Keruntuhan Madrid di Bernabeu

Sedang untuk pivot, dilema terjadi apakah akan menurunkan Carlos Casemiro. Gelandang bertahan asal Brasil ini telah mengantongi empat kertu kuning atau satu lagi bisa absen pada duel selanjutnya yang sangat penting; El Clasico. Selain itu ia juga jadi pemain yang paling dikuras energinya sebab sebab terus tampil di 21 laga dengan 1.830 menit main.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA