#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tim Promosi Ini Buktikan Bisa Bersaing di Liga Primer Tanpa Transfer Besar
17 December 2019 13:30 WIB
SHEFFIELD – Sheffield United FC membuktikan uang bukan segalanya di Liga Primer. Sebagai tim promosi dari Championship musim lalu, skuat pelatih Chris Wilder itu sukses mengintai ke papan tengah, tepatnya peringkat ketujuh.

Tim berjulukan The Blades itu berhasil mengoleksi 25 poin dari 17 pertandingan. Sheffield hanya kalah selisih gol (+5) dengan Manchester United (MU) di peringkat keenam (+6). Sheffield bahkan hanya tertinggal empat poin dari penghuni batas akhir zona Liga Champions, peringkat keempat, yang ditempati Chelsea FC.

Keberhasilan The Blades bersaing dengan tim-tim elite Liga Primer tidak lepas dari performa impresif mereka yang hanya sekali kalah (empat menang dan lima imbang) dalam 10 pertandingan terakhir. Salah satu kemenangan itu mereka rebut dari sesama klub promosi, Aston Villa FC, 2-0, Sabtu (14/12) lalu.


Baca Juga :
- Kontrak Segera Habis, Agen Tawarkan Nemanja Matic ke Tiga Raksasa Serie A
- Bocah Incaran Aston Villa Ini Ingin Seperti Odion Ighalo

Meskipun sama-sama dari Championship, pengeluaran kedua tim pada bursa transfer musim panas lalu sangat berbeda. Sheffield hanya merogoh 49,5 juta paun (sekira Rp925 miliar dengan kurs saat ini) untuk delapan pemain. Oli McBurnie jadi yang termahal saat dibeli 20 juta paun dari Swansea City. Sheffield juga mendapat Phil Jagielka secara gratis mengingat kontraknya bersama Everton FC berakhir.

Villa harus mengeluarkan 130,25 juta paun pada bursa transfer lalu atau nyaris tiga kali lipat dibanding Sheffield. Wesley Moraes jadi yang termahal dengan didatangkan dari Club Brugge KV senilai 22 juta paun.

Kendati pengeluaran minimalis, Wilder mampu mengeluarkan potensi rekrutan anyar serta memadukannya dengan pemain lama. “Kami harus pintar pada musim panas. Kami harus menghadapi berbagai tantangan yang akan ditimbulkan di Liga Primer. Di skuat yang ada sejak musim lalu sadar bahwa kami harus bersaing,” tutur Wilder.

Pernyataan pelatih 52 tahun ini beralasan. Solidnya kombinasi skuat senior dan anyar ini menjadikan Sheffield sebagai salah satu kuda hitam di Liga Primer. Meskipun begitu, Wilder juga sadar ada beberapa pemain yang mulai diincar klub lain menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin pada 1 Januari nanti.

Di sisi lain, Wilder juga mengisyaratkan untuk mendatangkan pemain anyar. Wajar saja, mengingat mereka harus memperkuat skuatnya demi bertahan di Liga Primer. Secara matematis dan kebiasaan Liga Primer musim-musim sebelumnya, dengan 40 poin sebuah tim dijamin akan terhindari dari degradasi. Jika itu menjadi patokan, Sheffield tinggal butuh 15 poin lagi untuk bertahan di Liga Primer.


Baca Juga :
- Bruno Fernandes Ciamik, Solskjaer Teringat Paul Scholes dan Veron
- Manchester United Menang Meyakinkan atas Watford

“Kami akan mempertahankan skuat yang ada. Namun, ada dua atau tiga pada posisi yang perlu kami perkuat untuk memastikan kinerja,” tutur Wilder.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA