#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Belotti Menyamai Rekor Franco Ossola
07 January 2020 08:15 WIB
ROMA – Pergantian tahun dipandang sebagai awal yang baru oleh Andrea Belotti. Striker Torino FC tersebut bertekad untuk bangkit bersama timnya. Keinginan tersebut diwujudkan dalam duel tandang di Stadion Olimpico, lawan AS Roma, Minggu (5/1) atau Senin dini hari WIB.

Dalam masa sulit, sangat penting bisa mengandalkan seorang pemain juara yang mampu membawa tim melewati rintangan. Belotti seperti seorang pejuang yang tak kenal lelah berusaha merobohkan tembok tuan rumah. Dia berhasil menuntaskan dendamnya kepada Roma dengan mencetak dobel gol dan dua peluang lain mengenai tiang. Total lima gol disarangkan ke gawang I Giallorossi dalam 10 pertemuan.

Il Gallo menaklukkan prestasi lain, yakni menyamai rekor Franco Ossola, yang hingga kini duduk di peringkat kesembilan klasemen bomber Toro sepanjang masa. Dia mengoleksi 85 gol dari 170 pertandingan.


Baca Juga :
- RESMI: AS Roma Permanenkan Carles Perez
- Fonseca Temukan Obat Mujarab untuk Roma

Tujuan berikutnya adalah mencapai 101 gol Adolfo Baloncieri. “Menang di Roma tidak pernah mudah karena mereka tim hebat. Saya merasa emosional berhasil menyamakan rekor pemain juara seperti Ossola tapi saya tidak ingin berhenti, masih banyak yang harus dilakukan dan saya ingin mencetak banyak gol bagi saya dan Torino,” kata Belotti, yang juga memberi kredit positif kepada kiper Salvatore Sirigu.

Pelatih Walter Mazzarri pun melontarkan pujian kepada penyerang yang sepanjang 2019 mempersembahkan 21 gol untuk Il Granata itu. “Dia harus main seperti yang diketahui: pertama-tama bagi tim karena tim pasti akan membantu dia. Andrea adalah seorang pejuang, ketika main tanpa beban pikiran maka dia tak terhentikan, dia lah yang membawa bendera kami,” dia mengungkapkan. “Tahun baru ini kami memulai dengan cara terbaik.”

Dikhianati Bek

Roma merupakan tim Seri A yang paling buruk dalam laga perdana di awal tahun. Sepanjang sejarah, mereka kalah 30 kali. Pasukan Paulo Fonseca gagal memanfaatkan peluang padahal mereka melepas 26 tembakan. Situasi diperparah dengan pengkhianatan yang dilakukan dua bek sentral andalan, Chris Smalling dan Gianluca Mancini.


Baca Juga :
- Carles Perez Merasa Dipermainkan Barcelona
- Smalling Merasa Betah di Roma

Keduanya berkontribusi besar dalam menghadiahkan kemenangan kepada Toro. Di gol pertama, Mancini terlalu membebaskan Belotti dan memilih mengikuti Ola Aina. Gol kedua dari penalti akibat  Smalling menyentuh bola.

“Kali ini bola tidak mau masuk ke gawang. Seharusnya kami bisa menciptakan dua atau tiga gol, kami memulai pertandingan dengan tiga peluang. Kami memiliki kesulitan di sebelah kanan, sementara Torino menempatkan tiga pemain di zona Alessandro Florenzi. Kami harus lebih pendek di beberapa kesempatan. Jadi problemnya tidak terkait fisik atau pendekatan. Kami kalah dari serangan balik Toro dan Belotti menampilkan permainan hebat,,” ujar Fonseca. Pelatih tersebut kemudian menyalahkan wasit Marco Di Bello yang tidak memberi kartu merah kepada Armando Izzo.* Dari berbagai sumber

loading...

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA