#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Dybala Marah Ditarik Keluar, Begini Reaksi Sarri
15 January 2020 08:59 WIB
TURIN - Paulo Dybala marah digantikan ketika melawan Roma. Penyerang Argentina itu sempat berdebat dengan pelatih Maurizio Sarri.

Juventus menaklukkan Roma 2-1 pada laga di Stadio Olimpico, Senin (13/1) dini hari. Kedua gol Juventus dibukukan Merih Demiral menit 3 dan oenalti Cristiano Ronaldo tujuh menis berselang. Gol hiburan Roma milik Diego Perotti juga dari titik penalti menit 68.

Dybala tampil sebagai starter bersama Ronaldo di barisan depan. Pemain nomor punggung 10 itu lantas ditarik keluar pada menit 69. Sarri menyodok Gonzalo Higuain dari bench.


Baca Juga :
- Presiden Lyon Ingin Pemain Andalannya Bermain di Juventus
- PSG Bidik Allegri dan Sarri Sebagai Pengganti Tuchel

Tapi, Dybala tampaknya tak senang. Dia sempat mencak-mencak. Peran Dybala sejauh ini cukup penting. Dalam 24 penampilannya di seluruh kompetisi, dia mengemas 9 gol dan 8 assist. 

Maurizio Sarri membantah hubungan dengan Dybala dalam kondisi memburuk. Dia mengatakan perdebatan itu normal. Sarri menegaskan semuanya tampak normal antara dia dan Paulo Dybala menjelang pertandingan melawan Udinese, pekan ini.

Menjelang pertandingan Coppa Italia melawan Friuli, Kamis (16/1) pelatih Si Nyonya Tua harus menenangkan rumor tentang kerusuhan.

"Saya berbicara dengan Paulo setiap hari, dia anak yang sangat menyenangkan," kata Sarri pada konferensi pers. “Dia hanya bertanya kepada saya mengapa saya menariknya keluar. Tampaknya normal dan bukan sesuatu yang buruk. Di setiap lini pekerjaan, Anda bertengkar."

"Sensasinya adalah bahwa penyerang kami baik-baik saja. Ronaldo berada dalam momen yang luar biasa. Catatannya menunjukkan itu."

Merih Demiral telah absen selama enam hingga tujuh bulan ke depan dengan ACL yang robek. Sarri harus mengandalkan Matthijs de Ligt dan Daniele Rugani selama beberapa bulan ke depan, karena kapten Giorgio Chiellini masih cedera.

"Saya telah melihat De Ligt telah pulih dengan baik dan Rugani juga merupakan pemain penting," kata Sarri. “Untuk bisa bermain di posisi empat, Emre Can akan membutuhkan waktu yang lama. Di tim nasional, ia akan bermain di back-three.”

"Untuk bermain di lini tengah, Anda membutuhkan karakteristik tertentu."

Sarri mengungkapkan dia akan melakukan perubahan melawan Udinese besok. Dia berharap dapat menggunakan Marko Pjaca lebih sering maju.


Baca Juga :
- Juventus Kemungkinan Tanpa Higuain saat Hadapi SPAL
- Sarri Siap Mengubah Rencana

“Pjaca adalah pemain penting yang saya harap akan memiliki lebih banyak ruang. Di Naples dia adalah salah satu target kami dan saya marah ketika dia pindah ke Juventus."

“[Gianluigi] Buffon harus bermain, dia sumber yang bagus untuk kita. Mereka yang bermain di Roma, melakukan latihan ringan hari ini.”*

loading...

BERITA TERKAIT

Penulis
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA