#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Cinta Damai! Kalimat Fenomenal Muhammad Ali saat Tolak Wajib Militer, Ini Tugasnya di Penjara
28 January 2020 01:55 WIB
SAAT Amerika Serikat berperang lawan Vietnam, peraturan wajib militer diberlakukan untuk pria di usia tertentu tanpa terkecuali. Elvis Presley pun ikut wajib militer itu tapi Muhammad Ali tidak. Ya, dia menolak keras dan ini jadi berita besar saat itu. Sudah pasti menimbulkan pro dan kontra.

Sanksinya pun tegas, siapa yang menolak wajib militer akan masuk penjara. Ali yang sudah jadi juara dunia waktu itu pun memilih masuk bui pada 1967 dan dikurung selama 10 hari. Namun, satu hal menarik adalah saat Ali memberikan pendapatnya soal wajib militer yang ditolaknya itu.

“Kesadaran saya mencegah saya untuk menembaki saudara-saudara saya atau orang-orang yang berkulit lebih gelap,” kata Ali. “Tak ingin pula menembaki orang-orang malang yang kelaparan dengan kekuatan besar Amerika. Untuk apa menembaki mereka? Mereka tak pernah memanggil saya nigger.”


Baca Juga :
- Milan Butuh Jimatnya, Ibrahimovic Agak Dipaksakan Bisa Tampil saat lawan Inter
- Mitos tapi Terjadi Berulang, Ini Satu Trofi yang Belum Diraih Zidane untuk Madrid

“Tidak pernah pula ingin menggantung saya,” ujar Ali. “Tidak pernah melepas anjing ke saya, tidak pernah merampok saya, tidak memerkosa ibu saya, dan tidak membunuh ayah saya. Untuk apa saya menembaki orang-orang malang itu. Bawa saja saya ke penjara.” Itu semua dilakukan Ali saat usianya masih 25 tahun.

Selama di penjara, Ali pun dapat tugas yang sangat menarik. Dia ditempatkan di ruang makan penjara. Di sana, khusus pula dia menyiapkan makanan untuk para narapidana yang sudah divonis mati dan sedang menantikan eksekusi. Para terpidana mati itu pun terkejut luar biasa saat makanan mereka disajikan oleh seorang juara dunia tinju.*

loading...

BERITA TERKAIT

D
BarC4!
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
news
ARTIKEL SEBELUMNYA