#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Namanya Kini Terpampang di Arena Tempat Mengasah Kemampuan
21 Agustus 2017 05:00 WIB
Seluruh pencinta dunia balap sepeda tentu mengenal atau setidaknya tahu dengan mendiang Stevie Smith, pembalap Mountain Bike (MTB) dan downhill profesional dari Kanada. Sang legenda yang telah meninggal dunia pada Mei 2016 lalu kini mendapatkan kehormatan spesial di dunia balap sepeda. Musim panas ini, telah diresmikan pembukaan arena balap sepeda yang diberi nama Stevie Smith Bike Park yang terletak di kampung halamannya, Nanaimo, British Columbia, Kanada.

Pembukaan diresmikan oleh sang ibu dengan memotong sebilah kayu menggunakan gergaji mesin. Ini menjadi suatu simbolis karena semasa hidupnya, Smith dijuluki dengan sebutan Chainsaw (gergaji mesin). Arena ini dibangun dengan bantuan para pembalap lokal dan dari produsen pembangun trek sepeda internasional, Velosolution. Tentu semua berkat dana yang berasal dari Yayasan Stevie Smith. Puluhan pembalap MTB dan  downhill profesional berkumpul dan melakukan berbagai akrobat di hari inagurasi.

Smith lahir pada 25 November 1989 dan tumbuh sebagai seorang biker yang punya nama di dunia balap MTB dan downhill. Namun sayang, saat usianya 26 tahun dirinya harus pergi untuk selama-lamanya. Chainsaw tutup usia setelah mengalami cedera otak yang parah akibat kecelakaan sepeda motor enduro di Nanaimo. Semasa hidupnya, selain balapan, Smith juga pernah melakukan hal ekstem dengan sepeda yang dicintainya. Satu yang paling diinggat tentu saat dirinya menaklukan gunung berapi di Jepang.


Baca Juga :
- Bukan untuk Menonjolkan Sensualitas
- Mencari Batas Kekuatan Fisik dan Mental

Mental yang dimiliki Smith memang pantas diacungi jempol karena dia membawa sepedanya bertengger di tepi Gunung Oyama, gunung berapi aktif di Pulau Miyake, Jepang. Ketika gunung berapi tersebut meletus pada tahun 2000, seluruh penduduk dievakuasi untuk tinggal di luar pulau hingga 2005. Namun Smith cukup beruntung bisa mengunjungi pulau tersebut dan diberi izin untuk menjelajahinya dengan sepeda. Aksinya menjadikan dia sebagai yang pertama mencapai puncak gunung itu sejak meletus.

Kegiatan yang dimaksudkan untuk proses pembuatan film itu berlangsung selama beberapa hari. Terlihat dari rekaman bahwa Smith telah menjelajahi berbagai sudut di gunung berapi tersebut. Bahkan, tak jarang dirinya harus menenteng sepeda kesayangannya karena trek tidak memadai. Kabut kerap menyelimuti perjalanan Chainsaw dan yang jelas terlihat bahwa gunung berapi tersebut masih menunjukan keaktifannya. “Itu pengalaman aneh tapi hampir menjadi pengalaman yang paling prestisius. Saya merasakan kekuatan bumi,” ucap Smith.

Smith menjadi pebalap internasional pada 2013 setelah meraih gelar juara Piala Dunia melalui kemenangan di Leogang, Hafjell dan Mont-Sainte-Anne. Nama Smith sangat dihormati oleh sesama pebalap dan dicintai oleh teman-teman, keluarga dan fan, yang sudah mengikutinya sejak awal untuk musim 2016. Sempat absen berturut-turut di beberapa musim, dia kembali naik ke podium pada April 2016. Saat pembuka Piala Dunia MTB UCI 2016 di Lourdes, Prancis, dia finis di tempat kedua yang sekaligus menjadi catatan akhir dari kariernya.*Dedhi Purnomo/CR5


Baca Juga :
- Saatnya Hobi Berlari Tidak Ganggu Aktivitas Harian
- Menguji Fisik dan Mental dalam Quicksand

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA