#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Gala Desa sebagai Wadah Kemenpora untuk Temukan Calon Atlet
29 September 2017 19:13 WIB
KRUI – Ayo Berolahraga. Demikian, program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Instansi yang dipimpin Imam Nahrawi ini gencar mengkampanyekan semangat olahraga hingga pelosok terpencil di Tanah Air.

Tujuannya, untuk lebih mengenalkan berbagai cabang olahraga di daerah. Tidak hanya sepak bola dan bulutangkis saja yang memang sejak dulu sudah populer. Melainkan juga cabang lain, termasuk yang jadi khas dari daerah itu sendiri.

Fakta itu yang mengilhami Kemenpora untuk menyelenggarakan Gala Desa. Yaitu, pesta olahraga untuk masyarakat luas di seluruh penjuru nusantara hingga ke-136 kabupaten/kota di 34 provinsi.


Baca Juga :
- Buka Rakor Pengelolaan Olahraga 2018, Isnanta Tekankan Hasil Akhir Atlet Berprestasi Internasional
- Netizen Bertanya, Menpora Imam Nahrawi Menjawab lewat #TanyaINaja

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi masyarakat desa untuk melakukan gerak jasmani untuk mencapai kesehatan dan kebugaran,” ujar Asisten Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Tri Utomo kepada TopSkor.id.

Saat ini, Gala Desa sedang merambah kabupaten Pesisir Barat, provinsi Lampung. Kegiatan ini dimulai Sabtu (30/9) di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung Krui.

Ada enam cabang olahraga yang akan dipertandingkan bagi masyarakat setempat. Yaitu, sepak bola, tenis meja, sepaktakraw, bulutangkis, voli, dan atletik.

“Sebenarnya, Gala Desa bukan sekadar olahraga saja. Melainkan, untuk menciptakan ketahanan sosial, membentuk disiplin, sportivitas, dan karakter. Ini yang dicanangkan pak menteri untuk mengenalkan berbagai cabang olahraga lainnya kepada masyarakat di pelosok,” Tri, melanjutkan.

Gala Desa jadi salah satu program andalan Kemenpora untuk menyentuh masyarakat di pelosok Tanah Air. Sebelumnya, instansi yang bermarkas di Senayan ini sukses menggelar Liga Sepak Bola Berjenjang, Liga Santri, dan Gowes Pesona Nusantara.


Baca Juga :
- Kemenpora Sisipkan Promosi Asian Games 2018 dalam ASEAN SOMY dan ASEAN SOMY+3
- Kemenpora Apresiasi Inisiatif FWD untuk Berdayakan Penyandang Disabilitas

“Ke depannya, tidak hanya enam cabang populer saja. Namun juga ada beberapa cabang olahraga yang jadi andalan di daerah tersebut. Misalnya, di Lampung ini dengan bela diri seperti silat, karate, taekwondo, dan sebagainya,” beber Tri.

Dia menambahkan, “Dengan Gala Desa ini, bisa menumbuhkan atlet-atlet baru yang berpotensi pada skala nasional. Sekaligus, mencari minat anak-anak muda di desa dengan olahraga.”***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA