#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bukan Ronaldo, Iniesta Lebih Perhitungkan Modric di El Clasico
23 December 2017 08:19 WIB
MADRID – Luka Modric dapat tampil di laga El Clasico, Sabtu (23/12) waktu setempat dalm kondisi terbaiknya. Meskipun sempat mengawali musim ini dengan kinerja di bawah level biasanya, perannya tak terlalu menonjol, namun kini berubah. Di Piala Dunia Klub yang berlangsung di Abu Dhabi, gelandang asal Kroasia ini berperan penting membawa gelar kelima bagi timnya pada tahun 2017 ini.           

Tak berlebihan dikatakan bahwa Modric kini telah menjadi standar bagi permainan Los Blancos. Sepanjang dia tampil brilian, tim asuhan Zinedine Zidane akan menjadi tim yang mampu menghancurkan lawan-lawannya. Setidaknya itu juga telah diperlihatkan olehnya pada musim lalu, hingga meraih gelar La Liga dan Liga Champions sekaligus. Seperti juga diperlihatkan belakangan di Piala Dunia Klub, ia menjadi faktor penentu bagi Madrid hingga membuat Gremio tak berdaya.           

Setelah meraih gelar di Abu Dhabi, Modric sendiri masih menyimpan ambisi. Di usianya yang kini telah 32 tahun, ia masih belum puas dengan semua yang telah diraih bersama Madrid. Itulah kenapa El Clasico paling menjadi perhatiannya, sebab dia menilai keberhasilan di laga itu akan menentukan perjalanan timnya untuk dapat membalikkan kedudukan meski kini ada selisih 11 poin dari FC Barcelona.

 “Kami siap dan mampu menjalani laga El Clasico dengan kondisi sangat baik, sebab kami ingin memenangi semua gelar yang memungkinkan. Kami akan melakukan segalanya untuk bisa membalikkan keadaan. (Tidak hanya La Liga), tapi juga masih ada Liga Champions dan Piala Raja yang ingin kembali kami menangi.” Meskipun telah mempersembahkan 13 gelar untuk Madrid, karakternya yang ambisius belum mereda. “Karakter saya memang seperti itu dan saya selalu menginginkan lebih banyak hal,” dia menambahkan.

Ia mengakui bahwa momen terbaiknya di Madrid adalah saat timnya meraih gelar Liga Champions ke-10. Itu menjadi gelar Liga Champions pertama baginya dan dengan itu juga ia dapat membungkam kritikan atas perekrutannya dari Tottenham Hotspur. Setelah lima tahun di klub itu, sekarang tak ada lagi yang menyangsikannya.

Di El Clasico, rivalitas timnya dengan Barcelona, sekaligus menjadi pertarungan dirinya dengan gelandang klub Katalunya tersebut, Andres Iniesta. Terlebih keduanya dinilai memiliki kemiripan, selain juga saling mengakui kelebihan masing-masing. Bahkan Iniesta tak sungkan mengakui apa kelebihan Modric.

“Dia tak hanya hebat dalam keakuratannya melakukan operan, tapi dia juga punya kemampuan memecahkan kebuntuan,” kata gelandang Barca, Iniesta. “Permainannya memang cenderung vertikal dan akan makin menantang setiap kali bola berada di kakinya.”

Jika Modric berambisi besar menaklukkan Barca, Iniesta pun memiliki obsesi tak kalah dari gelandang asal Kroasia itu. “Sebab untuk menang di Madrid, kami harus tampil sebagai protagonis, dan cara untuk ini adalah mendominasi pertandingan. Selain itu, kami pun harus dapat bermain efektif setiap kali mendapatkan peluang,” Iniesta menanggapi tantangan di Bernabeu.

Gelandang ini masih tetap menjadi andalan Ernesto Valverde meskipun telah jarang dimainkan sepenuhnya. Berbeda dengan Modric yang telah mencatat 1.684 menit di berbagai kompetisi bersama Madrid, Iniesta baru mencatat 1.222 menit tampil bersama Barcelona musim ini.* Zulfikar Akbar

 

 

BERITA TERKAIT

news
Berdomisili di Jakarta Selatan. Di dapur redaksi TopSkor dipercayakan meracik berita-berita seputar Liga Spanyol dan lintas Eropa. Follow Twitter: @zoelfick
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA