#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Tumbangkan Cina, Indonesia Akhiri Paceklik sejak 1996
13 Februari 2018 19:12 WIB
JAKARTA – Apresiasi tinggi tidak hanya diberikan kepada tim putra Indonesia yang menjuarai Badminton Asia Team Championships (BATC) 2018. Melainkan juga tim putri yang sukses menjejak semifinal di Alor Setar, Malaysia, pada 6-11 Februari lalu.

Meski belum mampu memenangkan kejuaraan yang jadi kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2018, penampilan tim putri tetap disambut hangat. Sebab, Fitriani dan kawan-kawan berhasil melewati pencapaian pada BATC 2016 yang mentok di perempat final.

Itu diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjend) PBSI Achmad Budiharto. Menurutnya, semakin hari, tim putri sudah menunjukkan penampilan terbaik.  


Baca Juga :
- Netizen Bertanya, Menpora Imam Nahrawi Menjawab lewat #TanyaINaja
- Kemenpora Gandeng Pegadaian untuk Nobar Piala Dunia 2018 di 15 Kota

“Sebelum berangkat ke Malaysia, kami menargetkan tim putra untuk mempertahankan gelar dan putri lolos ke semifinal. Keduanya sama-sama mampu menjalankan misi yang kami berikan,” kata Budiharto di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), kemarin.

Saat itu, tim putra dan putri baru pulang dari Malaysia. Mereka langsung disambut Menpora Imam Nahrawi

Saat itu, Menpora Imam Nahrawi, Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto, Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, dan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana. Dalam kesempatan itu, pemerintah Indonesia melalui Kemenpora mengucurkan bonus Rp 5 miliar untuk tim yang berjuang di Malaysia.

“Kredit khusus untuk tim putri. Sebab, dalam 22 tahun terakhir, mereka belum pernah mengalahkan Cina. Namun, kemarin tim putri berhasil mengalahkannya,” Budiharto, menyebut kemenangan 3-2 atas Cina di fase grup.

Pernyataan tersebut beralasan. Itu karena kali terakhir tim putri Indonesia menumbangkan Cina pada final Piala Uber 1996.


Baca Juga :
- Catat, Ini Jadwal MXGP 2018 di Pangkal Pinang dan Semarang
- Enggan Muluk-muluk, Indonesia Targetkan Minimal Lolos Fase Grup

Saat itu, Merah-Putih menang 4-1 yang disumbangkan Susy Susanti, Mia Audina, Aadijadmiko Finarsih/Lili Tampi, dan Meluawati. Cina mencuri satu angka lewat Ge Fei/Gu Jun usai menumbangkan Eliza Nathanael/Zelin Resiana.

“Terima untuk apresiasi dari pemerintah dan Kemenpora. Perhatian ini jadi motivasi kami untuk lebih berprestasi di Piala Thomas dan Uber 2018 serta Asian Games mendatang,” tutur Budiharto, optimistis.***

BERITA TERKAIT

news
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA