#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Bali United Sering Menang Kandang, SFC Nilai Bukan Patokan
13 Februari 2018 22:50 WIB
BALI - Sriwijaya FC (SFC) dan Bali United tim yang sama-sama memiliki kekuatan dalam komposisi pemain. Kedua tim ini akan berduel di stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, dalam lanjutan leg kedua semifinal turnamen Piala Presiden 2018, Rabu (14/2).

Pada leg pertama di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, SFC berhasil ditahan Bali United. Bali United yang bermain lebih defensif mampu menahan gempuran demi gempuran yang dilakukan SFC hingga akhir babak. 

SFC mungkin akan diuntungkan dalam pertemuan leg kedua ini, karena skuat Bali United minim masa recovery,  pasalnya kemarin Selasa (13/2), Bali United baru saja melakoni laga AFC Cup  2018 melawan Yangon United di stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, dan kalah 1-3 dari tim tamu ini.


Baca Juga :
- Kapten Bali United Bicara Kekalahan dari Borneo FC
- Prediksi Sriwijaya FC Vs PSIS, Waspadai Kejutan Tamu

Kondisi Bali United ini tentu tak ideal, karena masih kelelahan, sebaliknya tim tamu SFC lebih prima. Namun, jika melihat statistik tampil di Bali, Bali United selalu tampil baik. 

Dalam sesi pre match conference Selasa (13/2) pelatih kepala Rahmad Darmawan (RD) tidak hadir, karena  sedang sakit. Francis Wawengkang, asisten pelatih SFC yang mewakili RD mengatakan, statistik kemenangan sebuah tim di kandang tidak mewakili setiap laga ke depannya.

"Memang, kalau main kandang punya nilai tambah yaitu  semangat yang tidak mau kalah. Tapi itu bukan jadi ukuran pasti bisa menang di kandang. Kami sudah menyiapkan strategi untuk kami tampilkan melawan Bali nanti," kata Francis. 

SFC tidak melakukan official training, karena pertimbangan jarak yang cukup jauh dari hotel. Namun SFC memastikan siap menghadapi Bali United hanya tanpa 1 pemain yaitu Manuchekhr Dzalilov yang terakumulasi kartu kuning.

Ia mengakui, timnya tidak dapat mencetak gol pada leg pertama, karena Bali punya pertahanan yang rapi dan kuat, sehingga timnya kesulitan menembus pertahanan Bali.   

Terhadap tim lawannya, Francis menilai, Bali merupakan tim sudah lama dibentuk sehingga antar pemain sudah saling mengerti. Hal ini membentuk kekompakan dan teamwork  Bali lebih baik.


Baca Juga :
- SFC Sulit Menebak Kekuatan PSIS Semarang
- Kemenangan PSMS Atas Sriwijaya FC Adalah Kejutan

"Di Palembang kemarin kami bisa membuat Bali tidak mampu berkembang dengan baik. Di pertemuan kali ini, kami sudah punya strategi khusus.Kami akan mencoba meredam kekuatan Bali agar bisa  bisa menguasai pertandingan," jelas dia.*

 

BERITA TERKAIT

news
Social Media Twitter/Facebook/Instagram/Youtube just search = Agoes TopSkor
Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA