#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Nama Bintang Jadi Harapan Terang
15 Februari 2018 05:10 WIB
“What's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet." Petikan dialog dari drama tragis romantis Romeo dan Juliet, gubahan William Shakespeare, tentu sudah tak asing. Kalimat ini sangat familiar dan begitu mendunia.

Bila diterjemahkan bebas, kira-kira kalimat tersebut berbunyi, “Apalah arti sebuah nama? Andaikata kamu memberikan nama lain untuk bunga mawar, ia tetap akan berbau wangi.” Tetapi, tak bisa dipungkuri, nama menjadi presentasi doa juga harapan orang tua akan anaknya. 

Dalam perhelatan Liga NIVEA Men TopSkor (LNMT) U-16, ada nama-nama unik. Ya, ada sejumlah pemain yang namanya mengingatkan sosok penting di belantika sepak bola dunia. Tak hanya nama, pemain-pemain itu ternyata berposisi sama seperti nama tokoh yang telah mendunia. 


Baca Juga :
- Seleksi TSI Goes to Gothia Cup Dimulai
- Petik Pelajaran Berharga

Sebut saja salah satunya pemain Chelsea Indonesia Sutan Diego Armando Zico. Menurut penuturan pemain timnas Indonesia U-16 ini, namanya terdiri dari tiga karakter. Sutan menggambarkan dirinya yang berdarah padang, Diego Armando bertautan dengan bintang Argentina Maradona, dan Zico sapaan pemain Brasil Arthur Antunes Coimbra. 

“Saya pikir nama itu doa. Ini anugerah yang diberikan pada saya, jadi saya harus menjaganya. Semoga dengan nama ini karier saya juga meningkat,” kata pemain yang mengidolakan Persipura Jayapura itu. Ia pun berharap bisa membawa Chelsea Indonesia berprestasi. 

Nama lainnya yang juga mencuri perhatian adalah Muhammad Buffon, kiper Chelsea Indonesia. Pada pertandingan pekan kedua LNMT, Buffon cukup mencuri perhatian. Pasalnya, Buffon melakukan beberapa penyelamatan penting, meski timnya menelan kekalahan, skor 0-3, dari Cibinong Raya.
 
Menurut Ade Sudiaman, ayahu Buffon, nama kiper timnas Italia ia sematkan pada anaknya sebagai harapan. Buah hati yang lahir pada 17 September 2002 itu kebetulan bertepatan dengan masa awal kejayaan Buffon di Juventus. “Namun, saya bukan penggemar Juventus, melainkan Parma,” Ade bercerita.

“Kebetulan, saya juga kiper di kampung, di daerah Bogor. Sejak muda, saya memang penggemar Buffon, terutama saat di Parma. Makanya, ketika anak pertama saya ini lahir, ya sudah saya beri nama Buffon,” ucap Ade. Seperti adigium buah jatuh tak jauh dari pohonnya, Buffon meneruskan karier bapaknya sebagai kiper. 


Baca Juga :
- Fokus Membangun Chemistry
- Bina Taruna Juara LNMT U-16 2018

Ada pula sosok Ronaldo dalam kompetisi LNMT ini. Pemain itu adalah Ronaldo Gilang. Kebetulan, pekan lalu Ronaldo menjadi aktor penting kemenangan timnya, Big Stars Babek atas Cibinong Poetra. Usai laga, Ronaldo ditetapkan sebagai man of the match, karenanya aksi gemilangnya. 

Menurut Rolado, nama yang melekat pada dirinya menjadi motivasi. Ia tak ingin nama dirinya hanya keren terdengar, tanpa ada aksi gemilang di atas lapangan. “Saya akan terus berlatih dengan keras agar bisa menjadi pemain bola yang berbakat,” ucap Ronaldo, dengan percaya diri.*Abdul Susila 
 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA