#1
TOPSKOR   |   Harian Olahraga Pertama di Indonesia
Trofi Level Ketiga tapi Sayang Diabaikan
23 Februari 2018 04:00 WIB
STATUS Piala Liga memang masih di bawah Liga Primer dan Piala FA dalam kompetisi di Inggris. Meskipun diikuti 92 klub dari empat kompetisi divisi di Inggris (Liga Primer, Championship, League One, dan League Two), gengsi turnamen yang digelar sejak 1960/61 tersebut masih kalah pamor dibanding ajang sejenis, Piala FA. 

Namun, rasanya wajar bila gengsi Piala FA dinilai lebih tinggi daripada Piala Liga. Karena menjadi ajang sepak bola tertua (sejak 1871) dan diikuti hingga 10 level kompetisi, persaingan di Piala FA memang lebih sulit ditebak. Selain itu, juara Piala FA akan mewakili Inggris untuk turun ke Piala Winners. Itu terjadi sebelum Piala Winners disatukan dengan Piala UEFA pada akhir 1998/99. 

Minggu (25/2) nanti, Arsenal FC akan bertemu Manchester City FC di Stadion Wembley di final Piala Liga. Bagi Arsenal, inilah kali kedelapan mereka ke partai puncak Piala Liga. Sejaun ini, The Gunners dua kali juara, pada 1987 dan 1993. Sedangkan pada final terakhir, 2011, mereka menyerah dari Birmingham City, 1-2. 


Baca Juga :
- Pemimpin Lebih Krusial daripada Bintang
- Menuju 14 Juni

Adapun bagi City, Minggu nanti akan jadi final keenam Piala Liga. Meskipun lebih sedikit dibanding Arsenal, City lebih hebat karena tingkat kegagalan mereka di final Piala Liga hanya 20 persen. Dari lima kali ke final sebelumnya, City empat kali juara (1970, 1976, 2014, dan 2016). 

Selain Piala Liga, baik Arsenal maupun City masih memiliki tanggung jawab di Liga Primer dan ajang lain. Arsenal masih harus memikirkan 32 besar Liga Europa. 

Sedangkan City, yang semakin kokoh di puncak klasemen Liga Primer, harus memikirkan leg kedua 16 besar Liga Champions. Meskipun, kans City untuk lolos ke delapan besar sangat terbuka karena pada leg pertama di kandang FC Basel, The Citizens menang 4-0.  

Karena masih membagi konsentrasi itulah, banyak yang menilai pertandingan pada Minggu malam nanti bakal kurang menggigit. Karena prestise Piala Liga yang hanya kasta ketiga di Inggris, pelatih kedua tim, Arsene Wenger (Arsenal) dan Pep Guardiola (City) dipastikan bakal memainkan lebih banyak pemain lapis kedua. 

Kedua pelatih tentu tidak mau mengambil risiko pemain bintang mengalami cedera. Ditambah, imbas menjuarai Piala Liga dirasa tidak selevel dengan klub besar seperti Arsenal dan City. 

Sesuai regulasi, juara Piala Liga berhak turun di Liga Europa musim berikutnya, dari kualifikasi kedua. Dengan peringkat saat ini, keenam, Arsenal bahkan sudah bisa turun langsung ke fase grup Liga Europa. 

City, dengan posisi mereka yang sangat aman di Liga Primer, paling buruk mereka diperkirakan tidak akan terlempar dari empat besar. Artinya, bila gagak mengangkat trofi si Kuping Besar tahun ini, jaminan turun ke Liga Champions dari hasil Liga Primer, sudah di tangan.   

Di sisi lain, ambisi Wenger jelas ingin mengembalikan The Gunners ke Liga Champions setelah musim ini absen untuk kali pertama setelah 17 tahun sebelumnya selalu turun di kompetisi klub paling elite Benua Biru itu. Ada dua cara untuk lolos ke Liga Champions musim depan bagi Arsenal, masuk empat besar Liga Primer pada akhir musim nanti atau menjuarai Liga Europa 2017/18 ini. 

Mungkin, Arsenal bisa mengikuti jejak MU musim lalu. Saat itu, di awal 2016 (tepatnya 26 Februari), Jose Mourinho mengangkat trofi pertamanya di ajang kompetitif sebagai pelatih MU. Menariknya, menjelang final melawan Southampton FC yang dimenangi MU, 3-2 tersebut, Setan Merah juga berada di peringkat keenam Liga Primer (pekan ke-26). 

Saat itu, pelatih dan pemain MU menilai Piala Liga hanya hiburan daripada gagal mengangkat trofi sama sekali. Ambisi Mou kala itu pun adalah membawa MU ke Liga Champions. Melihat cara reguler (empat besar Liga Primer) sulit diraih, ia pun berambisi menjuarai Liga Europa demi lolos otomatis ke Liga Champions. Terbukti, tiga bulan usai juara Piala Liga, MU mampu mengangkat trofi Liga Europa dengan mengalahkan AFC Ajax di final, 2-0. 


Baca Juga :
- Mereka Meriuhkan Piala Dunia dengan Mercato
- Peluang Neymar Mengalahkan Ronaldo dan Messi

Banyak yang yakin, trofi Piala Liga melecut semangat para pemain Setan Merah untuk merebut piala yang lebih bergengsi. Kini, Arsenal, setelah kandas di Piala FA serta kans menjuarai Liga Primer yang kian mengecil, rasanya tidak salah bila mereka bisa meniru apa yang dilakukan MU.*Irfan Sudrajat    

 

BERITA TERKAIT

Total Komentar 0
Tulis Komentar +
ARTIKEL SEBELUMNYA